JAKARTA, 18 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyoroti adanya hambatan struktural di dalam tubuh birokrasi pemerintahan yang ia sebut sebagai fenomena ‘raja kecil’. Dalam sebuah kesempatan bincang publik, Presiden mengungkapkan keresahannya terhadap oknum birokrat yang sulit disentuh dan cenderung menghambat sinkronisasi kebijakan antar kementerian maupun lembaga.
Presiden menceritakan pengalamannya saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, di mana ia pernah kesulitan berkomunikasi dengan menteri lain dalam kabinet Presiden Joko Widodo. Menurutnya, terdapat ego sektoral yang sangat kuat, bahkan ia mengaku sempat tidak ditemui oleh seorang menteri selama satu tahun meski telah berupaya menjalin koordinasi secara formal melalui surat. Fenomena ini, menurut Presiden, menciptakan deep state di mana birokrasi seolah berjalan sendiri tanpa mau diatur oleh pimpinan politik yang memiliki masa jabatan terbatas.
Kepala Negara menegaskan bahwa tantangan ini sangat merugikan efektivitas pemerintahan, karena masyarakat cenderung menyalahkan Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas kegagalan sinkronisasi yang sebenarnya terjadi di level teknis. Untuk mengatasi hal tersebut, Presiden menekankan perlunya standar baru bagi pejabat tinggi, termasuk rencana pembentukan akademi khusus bagi Dirjen sebelum menduduki jabatan guna memastikan pemahaman terhadap visi besar pemerintahan.
Selain persoalan birokrasi, Presiden juga memaparkan pencapaian pemerintahannya yang telah menyelesaikan 121 masalah krusial dalam kurun waktu 21 bulan kerja. Salah satu fokus utamanya adalah penghapusan utang bagi petani yang telah terbelit selama puluhan tahun, serta upaya restrukturisasi lembaga keuangan negara, Danantara, agar mampu bersaing sebagai lembaga pengelola dana abadi berskala global yang melampaui kapasitas Temasek. Presiden berkomitmen untuk terus memangkas birokrasi yang lambat dan berbelit agar kepentingan publik, terutama masyarakat kecil, dapat terlayani dengan lebih cepat dan berkeadilan. (*)










































