slot preparation.lsrs.lu

Roy Suryo Didakwa Fitnah dan Cemarkan Nama Baik Presiden Joko Widodo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 21:02 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang dakwaan terhadap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo, Kamis (17/9/2026), atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Jaksa penuntut umum menegaskan, Roy Suryo menyebarkan informasi tidak benar terkait ijazah strata satu (S-1) milik Joko Widodo.

Kasus ini bermula pada tanggal 26 Maret 2025, ketika muncul tiga unggahan di media sosial yang menyerang kehormatan Jokowi. Jaksa mengungkapkan, dua video diunggah melalui kanal YouTube dan satu unggahan tersebar di media sosial X, yang menyampaikan tudingan bahwa ijazah S-1 milik Jokowi adalah palsu. Salah satu unggahan di kanal YouTube bertajuk “Konsisten TPUA Pengungkapan Ijazah Palsu” dan unggahan di akun X yang menyebut “ERA AI: Segala Ijazah Palsu Bakal Terungkap Dalam Hitungan Detik” menjadi sorotan utama.

Menanggapi tudingan tersebut, kuasa hukum Joko Widodo langsung menggelar konferensi pers untuk membantahnya. Pada 15 April 2025, Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat pembelaan Jokowi melalui konferensi pers, menegaskan bahwa Jokowi tercatat sebagai mahasiswa UGM dan telah dinyatakan lulus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut jaksa, perbuatan Roy Suryo mengakibatkan kerugian immateriil bagi Jokowi, serta menyebabkan merebaknya tudingan publik terkait penggunaan ijazah palsu dalam pemenuhan syarat sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden.

Jaksa juga menyoroti cara kerja Roy Suryo yang menganalisis ijazah menggunakan metode error level analysis (ELA) tanpa bersumber langsung dari Jokowi sebagai pemilik sah dokumen. Tidak hanya itu, Roy Suryo juga disebut tidak melakukan verifikasi atau konfirmasi, bahkan tidak mendapatkan izin sebelum menyebarluaskan dokumen daring. Jaksa menegaskan analisis yang dilakukan Roy Suryo atas dokumen tersebut tidak memiliki dasar hak dan legalitas.

Atas perbuatannya, Roy Suryo didakwa melanggar sejumlah ketentuan hukum, yaitu Pasal 433 ayat (1) juncto Pasal 441 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, subsider Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana telah disesuaikan dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 32 juncto Pasal 48 ayat (1) UU ITE juncto UU No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Selama proses hukum berjalan, Roy Suryo sempat mengajukan lima kali praperadilan yang akhirnya ditolak oleh hakim. Majelis hakim menyatakan Roy Suryo menyalahgunakan praperadilan untuk menunda sidang pokok perkara. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan tanggapan dari pihak terdakwa. (*)

Berita Terkait

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang
Dalang Uang Palsu Rp980 Juta untuk Demo Jakarta Ternyata Eks Calon Bupati, Jaringan Sudah Beroperasi Sejak 2024
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya
Remaja 16 Tahun Ngaku Jadi Informan Narkoba Dibayar dan Diberi Sabu Oknum Satresnarkoba Polres Aceh Tengah
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Cegah Penyelewengan BBM Bersubsidi, Unit Tipidter Polres Nagan Raya Laksanakan Penandatanganan Surat Pernyataan Kepatuhan dan Integritas Petugas SPBU
Menguak Perlindungan Berlapis Pemodal PETI di Hulu Kapuas: Siapa Di Balik Jaring Uang Haram Emas Sekadau?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru