HOTELBET slot preparation.lsrs.luslot

Operasi SAR Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan Tanpa Hasil

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 05:06 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG, BANTEN – Upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda akhirnya dihentikan. Keputusan ini diambil setelah operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang telah berlangsung selama 10 hari tidak membuahkan hasil signifikan, memicu pertanyaan mendasar terkait efektivitas protokol keselamatan pelayaran dan manajemen respons darurat di wilayah perairan tersebut.

Penutupan operasi SAR gabungan diumumkan secara resmi oleh Gubernur Banten Andra Soni di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis, 17 September 2026. Andra menyatakan bahwa tim SAR gabungan telah mengerahkan segala daya dan upaya, namun nihilnya tanda-tanda keberadaan korban maupun objek yang dicari memaksa pemerintah untuk menghentikan operasi karena dianggap sudah tidak lagi efektif.

Sebanyak 523 personel dari berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan penyisiran intensif di sektor darat, laut, hingga udara dengan jangkauan wilayah yang mencapai 8.509 nautical mile persegi. Meski sumber daya besar telah dikerahkan, kegagalan tim dalam menemukan titik terang atas hilangnya kapal tersebut menyoroti tantangan besar dalam sistem mitigasi bencana maritim yang seharusnya mampu mendeteksi keberadaan kapal dalam waktu yang lebih cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghentian operasi ini tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan dunia jurnalisme. Hilangnya rombongan dalam peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pemangku kebijakan untuk mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan bagi awak media yang bertugas di medan berisiko tinggi serta memperketat pengawasan lalu lintas kapal cepat di perairan Selat Sunda yang dikenal memiliki karakteristik arus yang menantang. (*)

Berita Terkait

Dinilai Minim Prestasi, KAMAKSI Minta Gubernur Pramono Anung Copot Kadisparekraf DKI Jakarta Andhika Permata
Prabowo Tegaskan Prioritas Pemulihan Aset Negara Dibandingkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Sikap Tegas Presiden: Menindak Fenomena ‘Raja Kecil’ yang Sulit Disentuh di Birokrasi
JKN Defisit, Alarm Bahaya bagi Keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional
Ada Apa di Balik Pencopotan Mendadak Purbaya dari Kabinet?
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Sikat Koruptor dan Kembalikan Aset Negara ke Rakyat
TVS Bidik Ekspansi Industri Hijau Indonesia, Tantangan Hilirisasi Menanti
Presiden Prabowo Nyatakan Perang Terhadap Karhutla, Ancam Cabut Izin Korporasi hingga Pidana Terorisme Ekologi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 05:12 WIB

Dugaan Praktik Peras Mahasiswa Baru Jalur Mandiri di Universitas Jenderal Soedirman

Jumat, 18 September 2026 - 04:52 WIB

Rocky Gerung Soroti Peran Kecerdasan Buatan dalam Memberantas Korupsi dan Inovasi Akademik

Jumat, 18 September 2026 - 04:37 WIB

Dugaan Keterlibatan Lingkaran Dekat Menteri dalam Kasus Suap Pengurusan HGB di Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 04:33 WIB

Guntur Romli Desak KPK Usut Tuntas Aliran Dana Korupsi di Kementerian ATR/BPN

Jumat, 18 September 2026 - 04:17 WIB

Kritik Tajam Penanganan Suap ATR/BPN, Momentum Menjerat Aktor Intelektual Dinilai Hilang

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Rabu, 16 September 2026 - 03:09 WIB

Kepercayaan Menteri Nusron Wahid Terseret Kasus Korupsi Pengurusan HGB di Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 03:04 WIB

Kongkalingkong Izin HGB: KPK Ciduk Presdir Summarecon, Pejabat ATR/BPN, hingga Politisi

Berita Terbaru