HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Rocky Gerung Soroti Peran Kecerdasan Buatan dalam Memberantas Korupsi dan Inovasi Akademik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 04:52 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Pengamat politik Rocky Gerung menekankan pentingnya orisinalitas pemikiran di tengah masifnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam upaya pemberantasan korupsi. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara What’s Up Kemenkum – Campus Calls Out UNAIR! yang berlangsung di Universitas Airlangga pada Kamis, 17 September 2026.

Dalam paparannya, Rocky membagikan pengalaman pribadinya saat mencoba memberikan perintah atau prompt kepada AI mengenai strategi pemberantasan korupsi. Menurut Rocky, sistem AI tersebut menuntut detail kasus yang spesifik sebelum dapat memberikan solusi parameter yang tepat. Ketika ia menetapkan lokasi pemberantasan korupsi di Solo, AI merespons dengan pertanyaan yang lebih tajam mengenai detail geografis wilayah tersebut. Proses ini, menurut Rocky, membuktikan bahwa AI tidak mampu memberikan jawaban abstrak dan sangat bergantung pada data lokal yang konkret.

Lebih lanjut, Rocky menyoroti tantangan global saat ini di mana dunia mengalami surplus intelektual namun mengalami defisit orisinalitas. Ia mengimbau para akademisi, khususnya mahasiswa yang sedang menyusun disertasi, untuk tetap menempatkan ide orisinal sebagai fondasi utama. Meski teknologi dapat membantu proses riset, ia mengingatkan bahwa orisinalitas pemikiran merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global yang saat ini didominasi oleh negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat melalui inovasi paten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menutup diskusinya, Rocky menekankan bahwa kampus seharusnya menjadi komunitas pemikir yang berani melakukan perdebatan substansial. Ia berharap institusi pendidikan tinggi tidak hanya terjebak dalam pragmatisme birokrasi atau sekadar mengejar pemenuhan administratif, melainkan mampu melahirkan argumen yang mampu menembus kebuntuan politik. Menurutnya, riset dan inovasi harus diarahkan untuk melahirkan kemungkinan-kemungkinan baru bagi masa depan bangsa, sebagaimana semangat yang pernah ditunjukkan para pendiri negara dalam membangun Indonesia. (*)

Berita Terkait

14 Orang Ditangkap di BNPB, Uang Tunai dan Emas Batangan Disita KPK, Ada Apa di Balik Dana Siap Pakai?
Hercules Rosario Marshall Terseret Kasus Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Rp 800 Juta
KPK Sita Uang Tunai Logam Mulia dalam OTT di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai
OTT KPK di BNPB dan Dugaan Kejanggalan Terkait Proyek Sumur Bor Aceh ?
BNPB Tegaskan Tak Intervensi Penyidik Usai OTT KPK Seret Pejabatnya
KPK Amankan Sestama BNPB dan 13 Orang Lain dalam OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Skandal Motor Listrik Tanpa Baterai di Program MBG, Negara Rugi Rp 863,8 Miliar
Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Silayar Jilid II Segera Disidangkan di Tipikor Banda Aceh

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru