HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 16 September 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami keterlibatan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam kasus dugaan suap pengurusan pembukaan blokir hak guna bangunan (HGB) lahan milik PT Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penyelidikan ini dilakukan menyusul ditemukannya keterlibatan sejumlah orang kepercayaan menteri yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan 19 orang, di mana empat di antaranya diidentifikasi sebagai pihak yang terafiliasi dengan Nusron Wahid. Meski demikian, penyidik menegaskan bahwa hingga saat ini Nusron Wahid belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih membutuhkan pendalaman alat bukti yang cukup. KPK berpegang teguh pada prinsip hukum acara yang mensyaratkan minimal dua alat bukti sah untuk menetapkan status tersangka terhadap seseorang.

Kasus ini menarik perhatian publik lantaran munculnya informasi mengenai aliran dana besar yang diduga terkait dengan kepentingan operasional pihak tertentu, termasuk adanya temuan uang dalam koper yang disita saat OTT. KPK berkomitmen menelusuri kebenaran informasi tersebut, termasuk dugaan apakah dana hasil praktik lancung ini mengalir ke organisasi atau kepentingan politik tertentu. Pihak lembaga antirasuah menyatakan akan terus mendalami konstruksi perkara secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada individu yang tertangkap tangan, namun juga menelaah kemungkinan keterlibatan korporasi serta pihak-pihak lain yang memiliki relasi dengan pengambilan keputusan di kantor pertanahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, penyidik juga sedang mendalami adanya pertemuan-pertemuan yang melibatkan oknum politisi, pengembang, dan pejabat daerah sebelum aksi OTT terjadi. KPK memastikan akan bertindak objektif dan profesional dalam mengusut kasus ini sampai ke akarnya, tanpa memandang latar belakang jabatan atau pengaruh politik dari pihak-pihak yang terlibat. (*)

Berita Terkait

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng
Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN
Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan
Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi
Polemik Setoran Danantara: Menanti Kejelasan Arah Kebijakan di Era Baru
Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun
Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru
Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:48 WIB

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng

Rabu, 16 September 2026 - 03:44 WIB

Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN

Rabu, 16 September 2026 - 03:41 WIB

Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan

Rabu, 16 September 2026 - 03:37 WIB

Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi

Rabu, 16 September 2026 - 03:33 WIB

Polemik Setoran Danantara: Menanti Kejelasan Arah Kebijakan di Era Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terbaru