slot preparation.lsrs.lu

Santunan Kematian Bukanlah Program Terobosan Tgk Amran yang Hebat, Daerah Lain Lebih Dulu dan Bagus Pengelolaannya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024 - 07:39 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Hiruk pikuk perdebatan yang terjadi antara paslon nomor 1 (Darmansah-Sudirman) dan nomor 3 (Amran – Akmal AH) pasca penyampaian visi dan misi terkait program santunan kematian semestinya tidak perlu terjadi. Mengingat, program santunan kematian itu bukan lagi program terobosan istimewa yang hanya dilakukan oleh Tgk Amran.

“Jika kita lihat secara lebih terbuka program ‘santunan kematian’ itu bukanlah program baru yang merupakan ide Tgk Amran, tapi di daerah lain sudah jauh-jauh hari terealisasi. Jadi program yang digagas oleh Almarhum Azwir dan dijalankan oleh Tgk Amran ini sebenarnya tak lebih dari program copy paste karena sudah duluan dilakukan oleh daerah lain, lalu kenapa diperebutkan seakan-akan sesuatu yang begitu istimewa,” ungkap Koordinator Gerakan Pemuda Negeri Pala (GerPALA), Fadhli Irman Rabu, 2Oktober 2024.

Irman memaparkan, di kabupaten tetangga, Aceh Barat Daya (Abdya) program ini sudah ada ketika kepemimpinan Bupati Akmal Ibrahim jilid I dan juga ada di masa kepemimpinan Bupati Jufri Hasanuddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, kata Irman di Kota Banda Aceh di saat kepemimpinan Aminullah Usman jilid I selain santunan kematian untuk masyarakat miskin juga ada program santunan ibu melahirkan.

“Selain itu, di Aceh Jaya jauh-jauh hari ketika kepemimpinan Ir H Azhar Abdurrahman juga sudah ada yang namanya program santunan kematian bahkan juga ada program listrik gratis. Jadi santunan kematian bukanlah program terobosan baru masa Tgk Amran yang patut jadi contoh karena di daerah lain program serupa sudah lebih dahulu dilaksanakan dengan besaran santunan yang lebih besar dan proses pencairannya yang lebih cepat. Jadi, program santunan kematian itu bisa saja dilakukan oleh paslon lain dengan lebih baik pengelolaannya dan lebih besar nominalnya,” jelasnya.

Menurut GerPALA, semestinya selain santunan kematian, calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan bisa lebih fokus untuk hal yang lebih penting semacam santunan kehidupan, yakni bagaimana masyarakat dibantu agar ekonominya hidup dan bertumbuh, SDM nya meningkat dan kesejahteraannya diperhatikan, apakah itu dengan bantuan sektor pertanian, perikanan, bantuan UMKM dan sebagainya.

“Bahkan jika kita lihat Tgk Amran ketika menjabat masih sangat kurang merealisasikan program sosial lainnya seperti pembangunan rumah duafa, sehingga 2000-an rumah duafa masih belum tersentuh, kemudian janji terkait bantuan listrik 2 Ampere gratis bagi masyarakat miskin juga tak terealisasi, belum lagi program lainnya,”tambahnya.

Untuk itu, GerPALA menyarankan kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan dan tim pemenangannya agar lebih objektif dan tidak berebut klaim program. “Rakyat butuh gagasan yang inovatif, pemikiran yang terbuka dan solusi dari seorang calon pemimpin daerah untuk menjawab persoalan yang dialami masyarakat ini,” tegasnya.(Ril)

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru