Monyet Liar Resahkan Warga Simpang Tiga dan Reje Guru, Warga Khawatir Keselamatan Anak-anak

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:10 WIB

50354 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH. BARANEWS.CO — Kemunculan sejumlah monyet liar di kawasan permukiman warga Kampung Simpang Tiga dan Kampung Reje Guru, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Hewan-hewan liar tersebut dilaporkan kerap berkeliaran di sekitar rumah penduduk dan mencari makanan di lingkungan warga, Senin (15/6/2026).

Fenomena ini menjadi perhatian masyarakat karena keberadaan satwa liar tersebut dinilai semakin sering terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Warga khawatir kondisi tersebut dapat mengancam keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang beraktivitas di luar rumah.

Salah seorang warga, Janu, mengatakan kemunculan monyet liar itu mulai terlihat sejak pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2025 lalu. Menurutnya, perubahan kondisi lingkungan diduga membuat satwa tersebut keluar dari habitat aslinya dan mendekati kawasan permukiman untuk mencari sumber makanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak pasca bencana hidrometeorologi tahun 2025 lalu, beberapa ekor monyet liar sering berkeliaran di sekitar permukiman warga untuk mencari makanan,” kata Janu.

Ia menuturkan, kehadiran hewan liar tersebut membuat masyarakat waspada. Selain berpotensi merusak tanaman dan kebun milik warga, monyet-monyet itu juga dikhawatirkan dapat bertindak agresif apabila merasa terancam atau kesulitan mendapatkan makanan.

“Kami khawatir jika hewan-hewan tersebut dalam keadaan lapar dan sewaktu-waktu bisa menyerang warga, khususnya anak-anak,” ujarnya.

Sejumlah warga mengaku kini lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Orang tua juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar lingkungan permukiman guna menghindari kemungkinan terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Masyarakat berharap pemerintah kampung bersama Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui instansi terkait segera melakukan penanganan terhadap keberadaan satwa liar tersebut. Langkah antisipatif dinilai penting agar keselamatan warga tetap terjaga sekaligus memastikan satwa tersebut dapat dikembalikan ke habitat yang lebih aman.

“Kami memohon kepada pihak terkait, baik aparatur kampung maupun pemerintah daerah melalui instansi yang berwenang, agar dapat membantu menangani hewan liar tersebut sehingga tidak mengganggu masyarakat dan dapat menghindari hal-hal yang tidak kita harapkan,” tutur Janu.

Hingga berita ini ditulis, monyet-monyet liar tersebut masih dilaporkan beberapa kali terlihat di sekitar kawasan permukiman warga. Masyarakat berharap adanya respons cepat dari instansi terkait guna mencegah potensi konflik antara manusia dan satwa liar yang dapat merugikan kedua belah pihak.

(Dani)

Berita Terkait

Banjir Belum Usai, Kelangkaan BBM Makin Menjerat Warga Gayo Lues: Sorotan Tajam pada Etika Pejabat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam
Menembus Batas dari Gayo Lues: Syafira Sabet Perunggu Panjat Tebing O2SN Aceh
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru