PT HK Bekerja Sepanjang Malam Tangani Longsor di Tetumpun, Warga Gayo Lues Diminta Waspada Saat Melintas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

50346 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Hujan deras yang mengguyur kawasan Tetumpun, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, pada Selasa malam, 16 Juni 2026, kembali menyebabkan longsor di ruas jalan nasional pada pukul 21.42 WIB. Tebing curam di sisi jalan longsor, melontarkan material tanah, batu, dan sisa pepohonan ke badan jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat. Kejadian tersebut menyebabkan arus kendaraan sempat terganggu, dan warga pun waspada akan kemungkinan longsor susulan.

Jalur nasional yang membelah lereng gunung ini memang dikenal rawan longsor, apalagi pasca banjir bandang besar Oktober 2025 lalu. Meski perbaikan telah dilakukan, kondisi lereng yang labil makin berisiko saat hujan deras. Sungai di bawah lembah bukan penyebab utama, melainkan posisi jalan yang berada tepat di bibir tebing curam menjadi tantangan tersendiri.

Begitu laporan bencana diterima, PT Hutama Karya (HK) segera mengerahkan dua unit ekskavator Zoomlion ke lokasi, masing-masing dioperasikan oleh Ajai (alat nomor 14) dan Siombing (alat nomor 15, milik Pak Salim). Upaya pembersihan material dilakukan sepanjang malam pada situasi yang penuh kehati-hatian, mengingat lereng yang masih basah dan potensi longsoran tambahan selama cuaca buruk. Lampu kendaraan dan sinergi seluruh tim membuat operasi berjalan efektif di tengah malam yang dingin dan penuh kecemasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja keras operator dan petugas PT HK sejak malam berbuah hasil. Malam ini, jalur nasional di Tetumpun sudah dapat kembali dilintasi, meski masih diberlakukan sistem buka tutup dan pembersihan lanjutan pada area bahu jalan yang sempat tertimbun. Aparat, petugas dari perusahaan, serta relawan juga tetap siaga di lokasi demi memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

Imbauan tegas kembali disampaikan kepada seluruh warga Kabupaten Gayo Lues maupun pengendara yang akan melintasi area longsoran di Tetumpun agar ekstra waspada. Kondisi jalan di sepanjang tebing curam masih rawan terjadi longsor susulan, terutama ketika hujan kembali turun. Petugas menempatkan rambu peringatan serta mengoordinasikan penumpukan lalu lintas bila alat berat harus bergerak.

Bencana ini kembali menegaskan tantangan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di kawasan pegunungan Gayo Lues. Sinergi antara pihak kontraktor, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci penanganan cepat di tengah kondisi darurat. Di sisi lain, perlindungan jangka panjang seperti penguatan tebing dan sistem drainase harus terus menjadi perhatian agar keselamatan masyarakat terjaga dan ketakutan menghadapi musim hujan bisa semakin berkurang. Untuk malam ini, jalan sudah terbuka, namun kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi siapa pun yang melintas di jalur Tetumpun. (RED)

Berita Terkait

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla
Polres Gayo Lues Berduka, Aipda Win Aripa Dikenang dalam Prosesi Pemakaman Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru