slot preparation.lsrs.lu

Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:29 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Selatan, — Kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Rabu (10/6/2026) mengejutkan publik, khususnya insan pers dan masyarakat di Sumatera Selatan.

Ironisnya, lembaga yang selama ini dikenal paling lantang berbicara soal ketegasan, disiplin anggaran, dan penindakan terhadap kesalahan penggunaan uang negara, kini justru terseret dalam dugaan praktik suap yang mencederai kepercayaan rakyat.

Berdasarkan keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif dan perkara telah dinaikkan ke tahap penyidikan terkait dugaan suap audit pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik tentu berhak bertanya: bagaimana mungkin pihak yang selama ini begitu keras mengaudit dan memeriksa penggunaan anggaran, kini justru diduga bermain di belakang layar?

Selama ini banyak media lokal, baik cetak maupun online di daerah Sumatera Selatan, merasa ruang geraknya semakin dipersempit. Kerja sama publikasi dengan instansi pendidikan dan pemerintah bahkan disebut-sebut dibatasi hingga media kehilangan pemasukan dan ruang untuk menjual karya jurnalistik mereka secara legal dan profesional.

Di saat para awak media kecil harus berjuang mencari penghasilan dari nilai publikasi yang terkadang hanya bernilai puluhan ribu rupiah, publik justru disuguhi kabar dugaan praktik suap yang melibatkan oknum lembaga pengawas negara.

Inilah yang membuat masyarakat kecewa dan geram. Ketegasan yang selama ini dipertontonkan kepada publik kini dipertanyakan. Jangan sampai ada kesan bahwa hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul ketika menyentuh lingkungan sendiri.

Jika benar terbukti menerima suap, maka perbuatan tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan marwah lembaga negara.

Rakyat tidak membutuhkan pencitraan. Rakyat membutuhkan kejujuran, integritas, dan keteladanan nyata dari para pejabat publik.

Kasus ini harus diusut tuntas tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terlibat wajib diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas negara runtuh akibat ulah segelintir oknum yang diduga menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pribadi.

Karena ketika pengawas justru ikut bermain, maka yang hancur bukan hanya aturan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap keadilan itu sendiri. (Fc)

Berita Terkait

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp7,6 Miliar di Simeulue Diserahkan ke Kejaksaan, Kerugian Negara Rp851 Juta
Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU
Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU
Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan
Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar
Lingkaran Setan Politik Berbiaya Tinggi: Saat Jabatan Publik Jadi Mesin Pelunasan Utang
Runtuhnya Integritas Kepala Daerah: Pemecatan Bupati Gowa dan Penangkapan Bupati Klaten oleh KPK
Hercules Akui Terima Rp800 Juta dari Pengacara Summarecon, Berdalih Hati Nurani Saat Serahkan ke KPK

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru