Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif

J.PORANG

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

50348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini : H.WINNUR WAJDA, M.M.
Anggota Badan Baitul Mal Kabupaten

Bener Meriah – Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah program dan kebijakan yang dijalankan oleh Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah mendapat perhatian dari masyarakat. Berbagai kritik, saran, masukan, maupun pandangan yang berkembang merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan dana umat.

Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, Baitul Mal memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan manfaat bagi mustahik serta sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kinerja lembaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, penting pula bagi masyarakat untuk memahami bahwa tugas dan fungsi Baitul Mal tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan konsumtif. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat, pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah juga diarahkan pada program-program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik, sehingga mereka tidak selamanya bergantung pada bantuan.

Konsep ini dikenal sebagai zakat produktif (meskipun sumber dana dari Infak/sedekah atau hasil sitaan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan) yaitu upaya pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah untuk membantu penerima manfaat memperoleh sumber penghasilan yang berkelanjutan. Program seperti bantuan modal usaha, bantuan sarana kerja, bantuan bibit pertanian, peternakan, maupun bentuk pemberdayaan lainnya merupakan bagian dari ikhtiar untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, tentu tidak semua pihak akan memiliki pandangan yang sama terhadap suatu program. Perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun, alangkah baiknya apabila setiap penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan melihat tujuan, dasar pertimbangan, manfaat, serta dampak jangka panjang yang ingin dicapai.

Baitul Mal juga menyadari bahwa setiap program yang dijalankan tidak luput dari kekurangan. Karena itu, kritik yang disampaikan secara konstruktif akan selalu menjadi bahan introspeksi dan perbaikan. Sebaliknya, dukungan dan partisipasi masyarakat juga menjadi energi positif agar berbagai program dapat berjalan lebih optimal.

Perlu juga kita ingat bahwa dana yang dikelola Baitul Mal berasal dari kepercayaan para muzakki dan munafik yang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya. Amanah tersebut harus dijaga dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya.

Pada akhirnya, tujuan yang ingin dicapai sesungguhnya sama, yaitu mengurangi kemiskinan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, kritik, evaluasi, dan harapan hendaknya berjalan beriringan dalam semangat membangun, bukan saling melemahkan.

Dengan saling memahami peran masing-masing, masyarakat, muzakki, munfik, mustahik, pemerintah, dan Baitul Mal dapat menjadi mitra dalam mewujudkan kemaslahatan bersama di Kabupaten Bener Meriah.

“Kritik yang bijak melahirkan perbaikan, dukungan yang tulus menguatkan langkah, dan kolaborasi yang baik menghadirkan manfaat bagi umat.” 

Berita Terkait

Gerak Jalan Indah Meriahkan HUT ke-81 RI di Gunong Geulogo, Warga Antusias Semarakkan Kemerdekaan
Semangat Kemerdekaan Membara, Warga Dusun Neupet Meriahkan HUT ke-81 RI
Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
RAPI Nagan Raya Apresiasi Gerak Cepat Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Dugaan Tambang Emas Ilegal
Semangat Merah Putih, Polsek Kuala Pesisir Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
Jelang HUT ke-81 RI, Muspika Seunagan Timur dan Masyarakat Kompak Gotong Royong di Alue Kala

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru