HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif

J.PORANG

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

50393 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini : H.WINNUR WAJDA, M.M.
Anggota Badan Baitul Mal Kabupaten

Bener Meriah – Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah program dan kebijakan yang dijalankan oleh Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah mendapat perhatian dari masyarakat. Berbagai kritik, saran, masukan, maupun pandangan yang berkembang merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan dana umat.

Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, Baitul Mal memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan manfaat bagi mustahik serta sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kinerja lembaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, penting pula bagi masyarakat untuk memahami bahwa tugas dan fungsi Baitul Mal tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan konsumtif. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat, pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah juga diarahkan pada program-program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik, sehingga mereka tidak selamanya bergantung pada bantuan.

Konsep ini dikenal sebagai zakat produktif (meskipun sumber dana dari Infak/sedekah atau hasil sitaan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan) yaitu upaya pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah untuk membantu penerima manfaat memperoleh sumber penghasilan yang berkelanjutan. Program seperti bantuan modal usaha, bantuan sarana kerja, bantuan bibit pertanian, peternakan, maupun bentuk pemberdayaan lainnya merupakan bagian dari ikhtiar untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, tentu tidak semua pihak akan memiliki pandangan yang sama terhadap suatu program. Perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun, alangkah baiknya apabila setiap penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan melihat tujuan, dasar pertimbangan, manfaat, serta dampak jangka panjang yang ingin dicapai.

Baitul Mal juga menyadari bahwa setiap program yang dijalankan tidak luput dari kekurangan. Karena itu, kritik yang disampaikan secara konstruktif akan selalu menjadi bahan introspeksi dan perbaikan. Sebaliknya, dukungan dan partisipasi masyarakat juga menjadi energi positif agar berbagai program dapat berjalan lebih optimal.

Perlu juga kita ingat bahwa dana yang dikelola Baitul Mal berasal dari kepercayaan para muzakki dan munafik yang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya. Amanah tersebut harus dijaga dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya.

Pada akhirnya, tujuan yang ingin dicapai sesungguhnya sama, yaitu mengurangi kemiskinan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, kritik, evaluasi, dan harapan hendaknya berjalan beriringan dalam semangat membangun, bukan saling melemahkan.

Dengan saling memahami peran masing-masing, masyarakat, muzakki, munfik, mustahik, pemerintah, dan Baitul Mal dapat menjadi mitra dalam mewujudkan kemaslahatan bersama di Kabupaten Bener Meriah.

“Kritik yang bijak melahirkan perbaikan, dukungan yang tulus menguatkan langkah, dan kolaborasi yang baik menghadirkan manfaat bagi umat.” 

Berita Terkait

Lindungi Kesehatan dari Asap Karhutla, Bupati TRK Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Cekcok Suami Istri Berujung Vila Terbakar di Bener Meriah, Kerugian Rp 500 Juta dan Seorang Perempuan Jadi Tersangka
Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026
Ketua Muhammadiyah Nagan Raya Organisasi Hadiri Khanduri Haul Abu Habib Muda Seunagan
Banjir Kembali Mengancam Kampung Agusen, BPBD Gayo Lues Dirikan Empat Tenda Darurat
BPBD Gayo Lues Siapkan Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pekerjaan Ditargetkan Mulai 19 Oktober
Mustafa Terpilih sebagai Ketua Pemuda Gampong Lung Baro, Menang Telak dengan 116 Suara
Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Polsek Kuala Pesisir Gelar Sholat Magrib Berjamaah Keliling

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru