KUTACANE | Perayaan Hari Raya Idul Adha seribu empat ratus empat puluh tujuh Hijriah yang jatuh pada tahun dua ribu dua puluh enam disambut penuh khidmat oleh masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara. Suasana religius terasa di berbagai penjuru daerah, mulai dari masjid, musala, hingga lingkungan masyarakat yang mempersiapkan pelaksanaan kurban sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT serta kepedulian terhadap sesama.
Di tengah nuansa hari besar keagamaan tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Aceh Tenggara, Drh. Karnodi Selian, M.MA, turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara. Ucapan itu disampaikan melalui pesan yang sarat makna tentang pentingnya keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam pesan yang tertuang pada ucapan resminya, Drh. Karnodi Selian mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat iman dan mempererat hubungan sosial antarsesama. Ia menegaskan bahwa nilai kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan semata, melainkan juga simbol ketulusan hati dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan berkurban, kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama,” demikian pesan yang disampaikan Drh. Karnodi Selian dalam ucapan Hari Raya Idul Adha tersebut.
Menurutnya, semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Ia menilai, Idul Adha menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan rasa empati memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Aceh Tenggara yang majemuk dan religius.
Lebih lanjut, ia juga berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. Distribusi daging kurban, menurutnya, menjadi salah satu bentuk nyata keadilan sosial dan kepedulian kepada warga yang membutuhkan, sehingga nilai-nilai kebersamaan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Suasana Idul Adha di Aceh Tenggara sendiri tahun ini tampak berlangsung semarak namun tetap penuh kesederhanaan. Sejumlah masjid dan panitia kurban mulai melakukan berbagai persiapan penyembelihan hewan kurban sejak sehari sebelum pelaksanaan hari raya. Warga dari berbagai kalangan juga terlihat saling bergotong royong demi memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan baik.
Ucapan yang disampaikan Plt. Kadis Pangan Aceh Tenggara tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menilai pesan yang disampaikan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga mengandung ajakan moral agar masyarakat terus menjaga nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah kehidupan sehari-hari.
Melalui momentum Hari Raya Idul Adha ini, Drh. Karnodi Selian berharap masyarakat Aceh Tenggara semakin memperkuat persatuan, meningkatkan rasa syukur, serta terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan dalam setiap aspek kehidupan. Di bawah gema takbir yang berkumandang dari surau-surau hingga kaki pegunungan Tanoh Alas, Idul Adha kembali menjadi ruang perenungan tentang arti pengorbanan, ketulusan, dan kasih sayang antarsesama manusia. (RED)
































































