PT HK Bekerja Sepanjang Malam Tangani Longsor di Tetumpun, Warga Gayo Lues Diminta Waspada

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:28 WIB

50333 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Hujan deras yang turun pada Selasa malam, 16 Juni 2026, kembali memicu bencana tanah longsor di ruas jalan nasional kawasan Tetumpun, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Sekitar pukul 21.42 WIB, longsoran dari lereng gunung yang curam menimpa badan jalan yang membelah kawasan pegunungan tersebut. Material tanah, batu, dan pepohonan menutupi jalur utama, sehingga akses kendaraan terhambat dan warga di sekitar lokasi dihimbau lebih berhati-hati.

Jalur nasional yang berlokasi di tepi lereng curam tersebut memang dikenal rawan longsor, terutama saat musim hujan tiba. Setelah banjir bandang besar yang terjadi pada Oktober 2025, perbaikan jalur dilakukan secara bertahap, namun ancaman pergerakan tanah masih terus menghantui. Letak sungai yang berada jauh di bawah lembah tidak menjadi penyebab langsung, melainkan struktur tanah di tebing yang rentan terdorong air hujan dengan volume besar.

Mendapat laporan adanya longsor, PT Hutama Karya (HK) segera mengerahkan tim tanggap darurat. Dua unit ekskavator Zoomlion, masing-masing dioperasikan oleh Ajai (alat nomor 14) dan Siombing (alat nomor 15, milik Pak Salim), malam itu juga langsung bergerak ke titik longsoran. Di bawah komando petugas lapangan, para operator bekerja tanpa henti sejak malam hingga dini hari, berupaya membersihkan material yang menghalangi jalan. Upaya ini menjadi bagian penting agar akses bisa dilalui, setidaknya untuk kendaraan darurat dan distribusi kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi di lapangan penuh tantangan. Tanah yang masih basah dan kontur lereng yang curam membuat pekerjaan berjalan ekstra hati-hati demi keamanan operator dan tim di lokasi. Dengan bantuan cahaya lampu kendaraan dan koordinasi antarpetugas, proses pembersihan tanah dan batu terus berlangsung di tengah gelap dan gerimis yang belum mereda sepenuhnya.

Hingga pagi menjelang, PT HK masih melanjutkan operasi pembersihan untuk mempercepat normalisasi jalur. Aparat, petugas relawan, serta masyarakat sekitar juga terlibat dalam penanganan darurat, mengatur lalu lintas dan memberi bantuan logistik bagi pengendara yang sempat tertahan. Imbauan terus diberikan agar warga Kabupaten Gayo Lues yang harus melintas di jalur ini berhati-hati dan mengikuti arahan petugas, mengingat potensi longsor susulan masih terbuka selama hujan terus mengguyur kawasan.

Kerja keras tim di tengah malam menjadi bukti nyata respons cepat dan koordinasi dalam menghadapi ancaman bencana di garis depan. Namun demikian, peristiwa longsor di sepanjang lereng Tetumpun kembali menegaskan perlunya penanganan jangka panjang dan penguatan infrastruktur, agar keamanan dan keselamatan masyarakat dapat lebih terjaga di masa mendatang. Dalam suasana prihatin, warga berharap upaya bersama ini dapat membuahkan hasil dan mengurangi kecemasan ketika musim hujan datang silih berganti. (RED)

Berita Terkait

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla
Polres Gayo Lues Berduka, Aipda Win Aripa Dikenang dalam Prosesi Pemakaman Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru