Memalukan, Bacawabup Aceh Selatan Akmal AH Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 19 September 2024 - 02:39 WIB

50495 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Pernyataan Bakal Calon Wakil Bupati Aceh Selatan Akmal AH dalam pertemuan dengan masyarakat beberapa titik di Labuhan Haji dinilai tidak logis dan cenderung pembohongan publik.

Sebagaimana video yang beredar di media sosial, dalam pertemuannya dengan masyarakat Labuhan Haji, Selasa 18 September 2024 Akmal AH mengaku selama dirinya sekitar 3(tiga) tahun menjabat sebagai kepala dinas pendidikan Aceh Selatan, dirinya telah membangun sebanyak 800 unit sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan ini jelas-jelas tidak logis dan cenderung pembohongan publik, karena berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik) kemendikbudristek bahwa total satuan pendidikan satuan pendidikan aktif di Aceh Selatan hingga 10 September 2024 hanya sebanyak 796 satuan pendidikan. Sementara, jika dilihat jumlah sekolah, maka berdasarkan data total sekolah di Aceh Selatan hanya berjumlah 704 sekolah yang terdiri dari 340 unit sekolah negeri dan 364 unit sekolah swasta,” ungkap Koordinator Gerakan Pemuda Negeri Pala (GerPALA) Fadhli Irman, Rabu 18 September 2024.

Dia menambahkan, dari total 704 sekolah atau total 796 satuan pendidikan di Aceh Selatan tersebut, jika kita lihat Dapodik terbaru maka 48 sekolah merupakan SMA sederajat dan 12 sekolah merupakan SMK sederajat yang merupakan tanggung jawab pemerintah Provinsi Aceh bukan kabupaten/kota.

Belum lagi, kata Irman, jika kita lihat dari 242 SD sederajat dan 92 SMP sederajat di Aceh Selatan tersebut juga sudah include Madrasah Ibtidaiyah(MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang notabenenya tanggung jawab kementerian agama bukan pemerintah kabupaten.

“Jadi dari mana data 800 unit sekolah yang katanya telah dibangun oleh Akmal AH saat menjabat Disdik Aceh Selatan tersebut, padahal jumlah sekolah yang menjadi tanggung jawab pemkab saja tidak sampai 800 sekolah saat ini. Bukankah ini namanya bentuk pembohongan publik, sungguh memalukan. Mana mungkin seorang mantan Kadisdik tidak tahu data jumlah sekolah, atau jangan-jangan selama menjabat tiga tahun beliau memang tidak paham persoalan pendidikan, sehingga pendidikan di Aceh Selatan tak ada kemajuan yang berarti,” katanya.

Irman melanjutkan, selama sebelum Akmal AH menjabat sejak adanya berdirinya Aceh Selatan sudah banyak Kepala Dinas Pendidikan lainnya yang sudah membangun sekolah, sehingga dari total sekolah yang menjadi tanggung jawab Pemkab tersebut tidak sedikit pula yang sudah dibangun oleh Kadisdik sebelum Akmal AH menjabat. Apalagi khabarnya, selama Akmal AH menjabat jumlah dana alokasi pendidikan (DAK) bidang pendidikan juga mengalami penurunan, sehingga tentunya mengurangi jumlah pembangunan infrastruktur sekolah.

“Kami sarankan kepada bakal calon Bupati atau wakil Bupati Aceh Selatan yang telah pernah menjabat jabatan publik agar menyampaikan pernyataan yang jujur kepada masyarakat. Jangan sampai karena ambisi untuk suatu jabatan justru melakukan penipuan kepada rakyat akan capaian dan kinerjanya ketika menjabat,” pungkasnya.(Ril)

Berita Terkait

Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) Resmi Terima SK dari Pemkab Aceh Selatan, Siap Bangkit dan Perkuat Peran Mahasiswa
Tonicko Anggara: Menang API Award Bukan Jaminan Pariwisata Berkualitas
Produktivitas Pariwisata Dipertanyakan, Aktivis Desak Bupati Evaluasi Kadis Pariwisata Aceh Selatan
Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan Apresiasi Ketegasan Bupati Mirwan MS Utamakan Pelayanan Kesehatan Rakyat
H. Mirwan Lantik Sekda Definitif Aceh Selatan; Tonicko Anggara: Semoga Mampu Menerjemahkan Visi Aceh Selatan Maju dan Produktif dengan Realisasi Konkret
Sekda Aceh Selatan Dilantik Besok, Tim MANIS Titip Harapan Penguatan Birokrasi untuk Optimalkan Realisasi Visi dan Misi
Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi
Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:31 WIB

Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 17:58 WIB

Perkuat Ekonomi Hijau, Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Bibit Produktif di Nagan Raya dan Aceh Barat

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:30 WIB

6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:27 WIB

Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Lapangan Gas Tengkulo

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:25 WIB

Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:15 WIB

Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:47 WIB

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27 WIB

1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas

Berita Terbaru