slot preparation.lsrs.lu

Memalukan, Bacawabup Aceh Selatan Akmal AH Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 19 September 2024 - 02:39 WIB

50518 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Pernyataan Bakal Calon Wakil Bupati Aceh Selatan Akmal AH dalam pertemuan dengan masyarakat beberapa titik di Labuhan Haji dinilai tidak logis dan cenderung pembohongan publik.

Sebagaimana video yang beredar di media sosial, dalam pertemuannya dengan masyarakat Labuhan Haji, Selasa 18 September 2024 Akmal AH mengaku selama dirinya sekitar 3(tiga) tahun menjabat sebagai kepala dinas pendidikan Aceh Selatan, dirinya telah membangun sebanyak 800 unit sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan ini jelas-jelas tidak logis dan cenderung pembohongan publik, karena berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik) kemendikbudristek bahwa total satuan pendidikan satuan pendidikan aktif di Aceh Selatan hingga 10 September 2024 hanya sebanyak 796 satuan pendidikan. Sementara, jika dilihat jumlah sekolah, maka berdasarkan data total sekolah di Aceh Selatan hanya berjumlah 704 sekolah yang terdiri dari 340 unit sekolah negeri dan 364 unit sekolah swasta,” ungkap Koordinator Gerakan Pemuda Negeri Pala (GerPALA) Fadhli Irman, Rabu 18 September 2024.

Dia menambahkan, dari total 704 sekolah atau total 796 satuan pendidikan di Aceh Selatan tersebut, jika kita lihat Dapodik terbaru maka 48 sekolah merupakan SMA sederajat dan 12 sekolah merupakan SMK sederajat yang merupakan tanggung jawab pemerintah Provinsi Aceh bukan kabupaten/kota.

Belum lagi, kata Irman, jika kita lihat dari 242 SD sederajat dan 92 SMP sederajat di Aceh Selatan tersebut juga sudah include Madrasah Ibtidaiyah(MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang notabenenya tanggung jawab kementerian agama bukan pemerintah kabupaten.

“Jadi dari mana data 800 unit sekolah yang katanya telah dibangun oleh Akmal AH saat menjabat Disdik Aceh Selatan tersebut, padahal jumlah sekolah yang menjadi tanggung jawab pemkab saja tidak sampai 800 sekolah saat ini. Bukankah ini namanya bentuk pembohongan publik, sungguh memalukan. Mana mungkin seorang mantan Kadisdik tidak tahu data jumlah sekolah, atau jangan-jangan selama menjabat tiga tahun beliau memang tidak paham persoalan pendidikan, sehingga pendidikan di Aceh Selatan tak ada kemajuan yang berarti,” katanya.

Irman melanjutkan, selama sebelum Akmal AH menjabat sejak adanya berdirinya Aceh Selatan sudah banyak Kepala Dinas Pendidikan lainnya yang sudah membangun sekolah, sehingga dari total sekolah yang menjadi tanggung jawab Pemkab tersebut tidak sedikit pula yang sudah dibangun oleh Kadisdik sebelum Akmal AH menjabat. Apalagi khabarnya, selama Akmal AH menjabat jumlah dana alokasi pendidikan (DAK) bidang pendidikan juga mengalami penurunan, sehingga tentunya mengurangi jumlah pembangunan infrastruktur sekolah.

“Kami sarankan kepada bakal calon Bupati atau wakil Bupati Aceh Selatan yang telah pernah menjabat jabatan publik agar menyampaikan pernyataan yang jujur kepada masyarakat. Jangan sampai karena ambisi untuk suatu jabatan justru melakukan penipuan kepada rakyat akan capaian dan kinerjanya ketika menjabat,” pungkasnya.(Ril)

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru