slot preparation.lsrs.lu

Ancaman Kebakaran Hutan Meluas hingga ke Papua dan Krisis Kesehatan Petugas di Lapangan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:25 WIB

50262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA | Kebakaran hutan dan lahan kini tak lagi terbatas menjadi momok musiman di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Ancaman nyata dari si jago merah telah merambah hingga ke kawasan timur Indonesia, tepatnya di wilayah Pegunungan Tengah, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Berdasarkan informasi terkini hingga Jumat, 23 Oktober 2026, fenomena ini tidak hanya melahap pepohonan dan semak belukar, tetapi juga telah menciptakan gumpalan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara. Dampak buruk dari kebakaran tersebut kini mulai mengganggu jarak pandang kendaraan yang melintas di jalan raya utama serta menyelimuti kawasan pemukiman penduduk di sekitar lokasi kejadian.

Krisis lingkungan ini sekaligus menyoroti ironi pengabdian para garda terdepan di tengah minimnya perlindungan kesehatan. Potret miris tersebut tecermin dari kondisi yang dialami Iptu M. Agus Setiawan, seorang perwira polisi di Palangkaraya. Selama berhari-hari berjibaku di garis depan pemadaman kebakaran hutan, ia harus menderita infeksi saluran pernapasan akut hingga kehilangan suara. Meski tim medis telah merekomendasikan istirahat total, yang bersangkutan dengan tegas menolak mengambil cuti sakit. Keputusan ini diambil bukan karena ketiadaan beban fisik, melainkan demi menjaga hak cutinya agar tetap utuh untuk menghadiri momen wisuda kelulusan anaknya. Dedikasi personal yang melampaui batas kesehatan ini menjadi kritik keras bagi instansi terkait terkait perlindungan hak dan kesejahteraan petugas di lapangan yang kerap harus bertaruh nyawa di tengah bencana lingkungan. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di 15 Wilayah Aceh, Gayo Lues dan Nagan Raya Termasuk
Empat Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Mobil Dinas di Yalimo, Papua Pegunungan
Lempengan Besi Misterius Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan di Perkebunan Sawit Sampit
Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti
Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan
Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk
Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau
Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru