slot preparation.lsrs.lu

Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026

J.PORANG

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:30 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah Baranewsaceh. co | Kementerian kebudayaan republik Indonesia, melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh (BPK – Aceh) memfasilitasi kegiatan “Dialog Budaya Gayo” dalam rangka peringatan hari kebudayaan tahun 2026. Acara berlangsung di aula Setdakab Bener Meriah. Kamis. (15/10/2026)

Ketua Panitia sekaligus ketua Perkumpulan Pegiat Budaya Gayo, Bener Meriah. Munawir (42) dalam pemaparannya menjelaskan tentang undang undang nomor 01 tahun 2023, yakni menyangkut hukum adat yang telah diakui keberadaannya dalam KUHP nasional. Selain itu Ia juga menyertakan keberadaan Qanun Aceh no 9 tahun 2008. Disebutkannya ada 18 jenis perkara atau sengketa yang dapat diselesaikan secara adat di desa dan dilaksanakan secara musawarah dan mufakat.

Menurut Munawir aturan Qanun pemerintah Aceh tersebut, seharusnya di kuatkan dengan turunan qanun daerah. Sehingga dalam pelaksanaannya ada kekuatan hukum mengikat untuk di terapkan. Karena menurut Munawir “Banyak persoalan yang sudah di selesaikan di tingkat desa, akan tetapi masih bermuara di pihak kepolisian” Ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, melalui dialog hari ini, kiranya dapat menghasilkan sebuah rekomendasi dan mendesak pemerintah daerah maupun DPRK Bener Meriah agar melahirkan qanun baru tentang pelaksanaan sangsi adat.

Suasana dialog semakin seru dengan hadirnya beberapa nara sumber yang berkopeten di bidangnya, diantaranya. Bupati Bener Meriah. Ir. Tagore Abu Bakar, Akademisi Turham Ag. S. Ag. MAg. Kepala dinas Pariwisata Bener Meriah. Sukry Tomtars SE, M. Ap. dan Kabid kebudayaan Bener Meriah Yusri, S. Pd.

Dalam pemaparannya, masing masing nara sumber, mempresentasikan menyangkut eksistensi budaya Gayo sesuai bidang masing masing. Seperti halnya Bupati Ir. Tagore Abu Bakar menuturkan tentang sejarah dan budaya Gayo. Ia juga menjelaskan tentang keberadaan dan legalitas dari lembaga Dewan Adat Gayo yang di pimpinnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh para nara sumber lainnya, tentang pentingnya pelestarian kebudayaan bila di tinjau dari sudut pandang pariwisata daerah dan pemajuannya. Disisi lain para nara sumber juga menjelaskan tentang keberadaan Dana Indonesia Raya yang ada di kementerian Kebudayaan pusat.

Dialog Budaya Gayo di ikuti ratusan peserta yang terdiri dari pelaku budaya, tokoh masyarakat, seniman, akademisi, mukim, reje kampung dan jajaran SKPK di lingkungan pemerintah kabupaten Bener Meriah.

Acara turut dimeriahkan dengan penampilan atraksi budaya diantaranya, Didong Gayo, Tari kolaborasi etnis nusantara oleh forum PSJN Bener Meriah, Puisi Gayo bersama alumni FTBI nasional dan penampilan musikalisasi puisi.

Menutup rangkaian kegiatan, ketua panitia. Munawir, kembali menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Kebudayaan republik Indonesia dan Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini. Tutupnya.

Berita Terkait

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Panglima Jilah Gandeng Habib Abu Djibril Basyaiban, Sinergi Doa dan Aksi untuk Menanggulangi Karhutla di Kalimantan
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Peringati Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, MGMP Bahasa Indonesia Gelar Lomba Tingkat SMP di Gayo Lues
Arief Martha Rahadyan: Dorong Investasi Nasional Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:27 WIB

Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 02:21 WIB

Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, Satu Tersangka Sakit Pascastroke

Jumat, 6 November 2026 - 02:08 WIB

Debat Panas Warnai Sidang Kasus Ijazah, Tim Hukum Terdakwa Bersitegang dengan Jaksa

Jumat, 6 November 2026 - 02:04 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal di Lingkaran Istana: Pengkhianatan Jabatan yang Ancam Stabilitas Negara

Berita Terbaru

GAYO LUES

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:55 WIB

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (tengah) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya saat menjadi saksi sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baiknya terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Presiden ke-7 RI Joko Widodo dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd/nym.

HUKUM & KRIMINAL

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 Nov 2026 - 02:41 WIB