Wagub Aceh Dampingi Menteri, Bantuan Udara Mulai Dikirim

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 15:26 WIB

50521 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Dalam kunjungan tersebut, hadir Mendagri, Menhan, Panglima TNI, dan anggota DPR RI.
*Wagub Aceh Pastikan Distribusi Bantuan Udara Dimulai di Wilayah Banjir

 

Pidie Jaya_Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh mulai mengalirkan bantuan logistik melalui jalur udara, menggunakan pesawat dan helikopter TNI, untuk menjangkau wilayah terdampak banjir dan longsor yang hingga kini masih sulit diakses melalui jalur darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tersebut diumumkan dalam kunjungan lapangan sejumlah pejabat tinggi negara di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada hari Sabtu (29/11/2025).

Dalam kunjungan itu dihadiri Menteri Pertahanan RI, Jenderal (Hor) Sjafrie Samsoeddin, Menteri Dalam Negeri Jenderal (purn) Prof.Dr.Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, anggota DPR RI Titik Soeharto dan Didit Prabowo, serta jajaran Pemerintah Aceh termasuk Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Turut hadir Kapolda Aceh, Irjen(pol) Marzuki Ali Basyah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Di lokasi, rombongan bertemu para pengungsi, memantau kerusakan dan titik kritis, serta menyerahkan bantuan sandang, pangan, dan kebutuhan darurat.

Menteri Pertahanan RI, Jend (Hor) Sjafrie Syamsudin menegaskan, bahwa mekanisme distribusi bantuan tidak akan lagi menunggu proses administratif panjang. Bantuan akan dikirim secara bertahap dengan prioritas kebutuhan dasar.

“Mulai besok dan seterusnya, semua kebutuhan vital akan dikirim melalui jalur udara. Tidak perlu rapat lagi, langsung tindakan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang dijatuhkan akan langsung diterima prajurit yang sudah disiagakan di wilayah terdampak, sebelum didistribusikan kepada warga.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, menyebut langkah pemerintah pusat merupakan wujud nyata koordinasi dan respons cepat terhadap situasi di Aceh. Ia memastikan pemerintah daerah akan mengawal penuh penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Kita pastikan semua bantuan yang turun dari pusat maupun daerah tersalurkan dengan cepat dan merata. Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” kata Fadhlullah.

Beliau juga menegaskan bahwa posko terpadu telah diperkuat, terutama untuk mempercepat data, distribusi, dan akses bagi warga yang masih terisolasi.

Disamping bantuan logistik, percepatan pemulihan infrastruktur menjadi prioritas lanjutan. Menteri Dalam Negeri, Jend(Purn) Prof.Dr.Tito Karnavian, menyampaikan PLN telah mengirim 30 ton material tower listrik dari Jakarta ke Aceh. Mobilisasi dilakukan dengan helikopter berkapasitas enam ton per hari.

Dengan pola tersebut, proses pengiriman material diperkirakan memakan waktu lima hari, dan dua hari tambahan untuk pemasangan konstruksi.
“InsyaAllah hari Sabtu listrik akan kembali menyala, sehingga jaringan komunikasi dan layanan publik dapat pulih,” ujar Tito.

Kegiatan kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh, kini menjadi operasi penanggulangan terintegrasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga teknis, dan relawan. Pemerintah memastikan bantuan darurat, pemulihan akses, dan rehabilitasi wilayah terdampak akan terus dikebut dalam waktu dekat.

(Redaksi)

 

Berita Terkait

DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:08 WIB

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru