DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:52 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya dan Bireuen, 23 Juni 2026 – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitut Tamam Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh bersama Human Initiative melaksanakan peresmian sekaligus serah terima bantuan wakaf sumur bor kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen yang terjadi pada akhir Desember 2025 lalu.

Program wakaf sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan akses air bersih. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, mandi, serta mendukung aktivitas ibadah seperti bersuci dan berwudhu.

Pembangunan sumur bor terlaksana melalui kolaborasi antara DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh dan Human Initiative. Dana pembangunan dihimpun melalui kegiatan penggalangan donasi yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan lalu, dari para pegawai DJBC yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan peresmian dan serah terima bantuan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh, Rizki Baidillah selaku Pembina DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh, didampingi Kepala Bidang Fasilitas sekaligus Ketua DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh, Asral Efendi serta tim yang turut bertugas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan berinteraksi langsung dengan masyarakat penerima manfaat dan melihat secara langsung sarana sumur bor yang telah dibangun. Kehadiran tersebut menjadi wujud nyata komitmen Kanwil DJBC Aceh yang tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara, namun juga hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Rizki Baidillah menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat menjadi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima.

“Semoga wakaf sumur bor ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan mendasar. Kami berharap semangat kepedulian dan kolaborasi seperti ini dapat terus tumbuh sehingga semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Melalui program wakaf sumur bor ini, DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh bersama Human Initiative berharap dapat terus menghadirkan kontribusi nyata serta memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan bagi masyarakat yang membutuhkan.  (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya
Solidaritas Tanpa Batas: HMP–PAI UIN Ar-Raniry dan HMPS PAI UIN SMH Banten Bantu Korban Banjir Aceh

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:40 WIB

KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:18 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru