slot preparation.lsrs.lu

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung, menilai ada pihak-pihak yang tengah berupaya memecah soliditas pendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui narasi yang berkembang pasca aksi demonstrasi pada Agustus 2026. Menurut David, serangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi tidak sepenuhnya dilakukan oleh kelompok demonstran yang menyampaikan aspirasi secara damai, melainkan dipicu oleh penyusup yang memiliki tujuan tertentu.

Dalam program “Rakyat Bersuara” yang disiarkan Selasa (1/9/2026), David menegaskan bahwa kerusuhan dalam aksi massa kerap dipicu oleh pihak-pihak yang menunggangi momentum untuk membangun persepsi negatif terhadap pemerintahan. Ia melihat, selama ini telah ada upaya membangun prakondisi konflik lewat isu yang dihembuskan jauh sebelum aksi berlangsung.

“Yang kita protes adalah kelompok perusuh, penyusup, pembonceng yang sudah menciptakan prakondisi, sudah menyampaikan isu 4-5 bulan sebelumnya bahwa akan ada kerusuhan besar nanti,” jelas David. Ia juga mengapresiasi aksi damai yang ditunjukkan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), seraya menegaskan bahwa kritiknya tidak ditujukan pada mahasiswa dan masyarakat yang melakukan unjuk rasa secara tertib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

David meminta kelompok relawan dan pendukung pemerintah untuk waspada terhadap upaya pemecah-belah yang dilakukan oleh kelompok-kelompok berkepentingan. Menurutnya, framing di media seolah menampilkan adanya perpecahan di lingkar kekuasaan antara Presiden Prabowo, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, padahal menurut David situasi di internal pendukung tetap solid.

“Kita harus hati-hati, teman-teman seperjuangan, hati-hati kita dipecah ini oleh kelompok-kelompok kepentingan yang sudah me-framing,” kata David. Ia juga menilai, timbulnya opini bahwa pemerintah gagal dan tak lagi mendapat dukungan publik merupakan bagian dari upaya menggoyang kepercayaan terhadap pemerintahan yang sah.

David menyerukan agar seluruh komponen pendukung pemerintah tidak mudah terpancing isu-isu yang berkembang setelah aksi demonstrasi berakhir ricuh. Ia menegaskan, menjaga persatuan dan soliditas internal lebih penting daripada terpengaruh narasi konflik yang diarahkan untuk melemahkan pemerintah.

“Tujuan mereka untuk me-framing bahwa pemerintah gagal, ada kerusuhan, lalu menciptakan opini bahwa pemerintah ini sudah ditolak oleh rakyat,” ujar David. Ia berharap, seluruh elemen pendukung tetap menjaga kekompakan dan mampu memilah informasi agar tidak termakan isu yang menyesatkan. (*)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB