slot preparation.lsrs.lu

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menilai aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 tidak bisa dilihat secara tunggal, melainkan harus dipahami sebagai manifestasi kegelisahan dan kemarahan masyarakat terhadap praktik-praktik korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikan Ubedilah dalam diskusi publik bertajuk “Di Balik Demo Agustus 2026”, Selasa (1/9/2026).

Menurut Ubedilah, demonstrasi yang melibatkan berbagai elemen massa di depan Gedung DPR tersebut merupakan bagian dari respons sosial atas ketidakpuasan publik terhadap tata kelola kekuasaan dan penegakan hukum. “Peristiwa 27 Agustus itu adalah wajah dari kegelisahan, kekecewaan, dan kemarahan publik pada praktik kekuasaan yang selama ini terjadi,” kata Ubedilah.

Ia menyoroti tuntutan dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang hadir dalam aksi di Jakarta. Ubedilah menegaskan, massa AMPB membawa agenda yang beragam, mulai dari isu perampasan aset hingga desakan penegakan hukuman mati untuk koruptor. Tuntutan ini, kata dia, mencerminkan bahwa keresahan terhadap korupsi sudah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya dari satu daerah saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hukuman mati untuk koruptor itu adalah tuntutan tertinggi dari kemarahan publik tentang praktik korupsi. Di balik aksi tersebut, sebenarnya ada kemarahan publik yang terakumulasi,” ujar Ubedilah.

Meski demikian, ia menyadari bahwa ketentuan hukuman mati bagi pelaku korupsi belum diakomodasi dalam Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang tengah dibahas DPR. Namun, gelombang protes dan aspirasi keras dari masyarakat menurutnya patut menjadi perhatian serius para pemangku kebijakan.

Ubedilah mendorong agar pemerintah dan lembaga legislatif bisa menangkap pesan utama di balik demonstrasi besar itu, yakni dorongan kuat dari masyarakat untuk memberantas korupsi secara nyata dan tegas. Menurutnya, unjuk rasa serupa bisa kembali terjadi jika akar persoalan korupsi dan pengelolaan negara tidak segera dibenahi. (*)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB