slot preparation.lsrs.lu

KPK Periksa Rudy Tanoesoedibjo Terkait Dugaan Korupsi Penyaluran Bansos Beras PKH

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:34 WIB

50373 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Rudijanto Tanoesoedibjo sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Rudijanto Tanoesoedibjo, Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia, tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.52 WIB. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani lembaga anti-rasuah tersebut.

Menurut Budi, penyidik mendalami sejumlah aliran dana dan proses penyaluran bansos beras PKH yang terjadi pada periode 2020–2021 di Kementerian Sosial. Pemeriksaan terhadap Rudy Tanoe dilakukan untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 200 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai pemeriksaan, Rudy Tanoesoedibjo tidak memberikan banyak keterangan kepada media. Ia hanya menegaskan kehadirannya sebagai saksi dan meminta awak media untuk mengonfirmasi detail pemeriksaan kepada penyidik atau penasehat hukumnya.

Ricky H.P. Sitohang selaku kuasa hukum Rudy menyampaikan seluruh proses pemeriksaan berlangsung lancar dan kliennya bersikap kooperatif selama sesi tanya jawab dengan penyidik.

Kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras yang diselidiki KPK merupakan hasil pengembangan penyidikan yang diumumkan pada 19 Agustus 2025 lalu. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga individu sebagai tersangka, yakni Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo, Edi Suharto selaku Staf Ahli Menteri Sosial, serta Kanisius Jerry Tengker yang menjabat Direktur Utama DNR Logistics periode 2018–2022. Selain itu, terdapat dua korporasi, PT Dosni Roha Indonesia dan DNR Logistics, yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

Sampai saat ini, KPK masih terus melakukan pendalaman terkait mekanisme penyaluran bansos dan menelusuri potensi kerugian negara akibat praktik korupsi pada proyek pengadaan beras bagi keluarga penerima manfaat PKH. Pemeriksaan terhadap para saksi dijadwalkan berlanjut untuk mengungkap peran para pihak terkait dan memastikan kejelasan pertanggungjawaban hukum dalam kasus ini. (*)

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru