Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 01:11 WIB

50408 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA — Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam pemulihan pascabencana dengan menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Rabu (31/12), khusus bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan saat ini belum bisa kembali menetap secara permanen.

Sebanyak 27 kepala keluarga (KK) dari empat desa di Kecamatan Meureudu, yakni Desa Blang Awe, Manyang Cut, Beurawang, dan Meunasah Lhok, menerima bantuan DTH melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Meureudu 2. Bantuan diberikan melalui mekanisme pembukaan rekening dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang diserahkan langsung kepada masing-masing penerima mulai pukul 15.00 WIB.

Warga penerima DTH merupakan mereka yang saat ini masih tinggal di rumah kontrakan atau bersama kerabat lantaran tempat tinggal sebelumnya rusak berat dan belum memungkinkan untuk dihuni. Sebagai bagian dari proses administrasi, setiap penerima terlebih dahulu menandatangani surat tanda terima bermeterai dan melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga (KK). Dokumen tersebut turut disahkan oleh keuchik atau kepala desa, aparat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, dan petugas dari aparatur kewilayahan, termasuk Babinsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui program ini, pemerintah menyalurkan bantuan secara langsung di muka untuk masa tiga bulan, dengan besaran bantuan Rp600.000 per bulan per kepala keluarga. Dengan demikian, masing-masing penerima menerima total dana sebesar Rp1.800.000 yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan hunian selama masa transisi.

Kegiatan penyaluran turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan Sumber Daya Alam BNPB, tenaga ahli BNPB, dan sejumlah pejabat desa setempat. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat dan unsur lokal diharapkan dapat memastikan penyaluran bantuan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Program DTH merupakan bagian dari strategi pemulihan Pemerintah dalam menghadapi situasi darurat yang telah memasuki tahap rehabilitasi. Bantuan ini diberikan untuk menjembatani masyarakat terdampak hingga pembangunan hunian tetap selesai secara bertahap. Pemerintah meyakini bahwa dukungan terhadap pemulihan tempat tinggal bukan hanya soal penyediaan fisik bangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi para penyintas bencana.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah agar proses penanganan bencana memberikan dampak nyata di tingkat masyarakat. Penyaluran DTH ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara di tengah persoalan kemanusiaan yang sedang dihadapi warga, khususnya di daerah rawan bencana seperti Pidie Jaya.

Pemerintah berharap bantuan ini mampu memberikan rasa aman sementara dan mendorong proses adaptasi masyarakat terhadap kondisi pascabencana. Seiring berjalannya waktu, pendampingan dan pembangunan hunian tetap akan menjadi bagian tak terpisahkan dalam agenda pemulihan yang menyeluruh dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Solidaritas Tanpa Batas: HMP–PAI UIN Ar-Raniry dan HMPS PAI UIN SMH Banten Bantu Korban Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru