Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 12:47 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN | Upaya membangun generasi muda yang profesional, unggul, dan adaptif kembali digaungkan pada kegiatan Pengenalan Orientasi Mahasiswa Baru (POMABA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) yang digelar di Kampus Utama UNIKI, Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., hadir langsung sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada ratusan mahasiswa baru, sekaligus menanamkan pesan penting tentang peran dan tanggung jawab generasi penerus Aceh di masa mendatang.

Dalam penyampaian materinya yang mengangkat tema “Membangun Generasi UNIKI yang Profesional, Unggul, Islami, Adaptif, dan Berdampak untuk Aceh Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, Kapolres Bireuen menekankan bahwa tantangan generasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan kompetisi di bidang akademik. Lebih dari itu, ia menegaskan kebutuhan membangun karakter, integritas, kedisiplinan, serta kepedulian sosial sebagai pondasi mahasiswa agar mampu menjawab tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan mahasiswa baru, AKBP Yulhendri menyampaikan bahwa masa kuliah merupakan pintu awal untuk menempa diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia menegaskan, mahasiswa harus mampu mengisi ruang kemajuan dengan pengembangan soft skill dan hard skill secara seimbang.

“Mahasiswa bukan hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, kedisiplinan dan kepedulian sosial. Jadilah generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya,” ujar Yulhendri di hadapan para peserta orientasi.

Kapolres juga secara tegas mengingatkan risiko ancaman yang dapat menghambat perjalanan dan masa depan anak muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas, kekerasan atau bullying, serta tawuran. Menurutnya, perilaku-perilaku menyimpang tersebut dapat merusak cita-cita dan masa depan, tidak hanya bagi individu, tetapi juga keluarga dan almamater. Oleh karena itu, ia meminta seluruh mahasiswa untuk mampu menjaga diri, menjaga nama baik keluarga serta institusi pendidikan.

Dalam era digital saat ini, penggunaan media sosial dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi sorotan tersendiri. Kapolres Yulhendri mengingatkan agar mahasiswa tidak menjadi korban informasi palsu dan tidak terbawa arus provokasi yang kerap berseliweran di media sosial. Ia mengajak mahasiswa UNIKI menjadikan teknologi sebagai sarana untuk berkreasi, memperluas jaringan, dan menebar semangat positif.

“Jaga diri, jaga nama baik keluarga dan almamater. Gunakan media sosial secara bijak dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Jadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang positif,” lanjut Kapolres.

Tidak sebatas pesan moral dan pencegahan, Kapolres Bireuen turut menggarisbawahi posisi penting mahasiswa sebagai mitra strategis aparat kepolisian. Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya menjadi beban institusi kepolisian. Oleh karenanya, ia mengajak mahasiswa UNIKI aktif terlibat dan menjadi agen perubahan dalam lingkungan masing-masing, mulai dari menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, pencegah penyalahgunaan narkoba, hingga agen anti-hoaks dan penjaga toleransi di tengah masyarakat multikultur.

“Mahasiswa adalah mitra strategis kepolisian. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan. Sampaikan kepada kami apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas,” tegasnya.

Keterlibatan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan damai diyakini menjadi modal penting untuk menjawab tantangan Aceh ke depan. Menyongsong Indonesia Emas 2045, capaian target pembangunan nasional akan sangat ditentukan oleh kontribusi generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, namun juga berintegritas serta memiliki semangat kebangsaan dan keislaman yang kuat.

Antusiasme para mahasiswa baru UNIKI sepanjang kegiatan berlangsung menjadi penanda penting tumbuhnya optimisme di kalangan generasi muda Bireuen terhadap pendidikan tinggi dan pengabdian sosial. Harapan besar juga disampaikan Kapolres Bireuen agar mahasiswa baru UNIKI mampu memulai perjalanan pendidikan di kampus sebagai pribadi-pribadi disiplin, produktif, serta mampu membawa pengaruh positif untuk Bireuen, Aceh, dan bangsa Indonesia.

Kegiatan POMABA di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia tahun ini berjalan aman, tertib dan penuh semangat. Kehadiran Kapolres Bireuen sebagai narasumber diharapkan menjadi inspirasi, motivasi, sekaligus stimulus bagi mahasiswa baru dalam menumbuhkan spirit kepemimpinan, pengabdian sosial, dan kesiapan mereka untuk menjadi pelaku perubahan menuju Aceh yang lebih maju dan kontributif bagi Indonesia. (*)

Berita Terkait

Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kapolres Bireuen Hadiri Haul ke-2 Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab di Jeunieb
Polres Bireuen Tunjukkan Kepedulian Sosial, Warga Kota Juang Terima Paket Sembako dalam Jum’at Berkah
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kadistanbun Bireuen Dampingi Panglima Kogabwilhan I Tinjau Sawah Terdampak Bencana

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:08 WIB

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru