BANDA ACEH — Kepulangan Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau Mualem, ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa sore (1/9), disambut haru dan doa masyarakat Aceh.
Mualem baru saja menyelesaikan rangkaian pengobatan di Malaysia. Kini, harapan terbesar rakyat hanya satu: agar beliau sembuh total.
Di tengah dinamika pemerintahan dan eskalasi politik daerah, warga meminta Mualem untuk tidak dibebani urusan birokrasi terlebih dahulu.
“Sebagai rakyat, kami titip pesan. Mualem fokus sembuh saja. Jangan dulu pikirkan urusan pemerintahan. Kesehatan beliau adalah urusan kita semua,” ujar salah seorang warga di Banda Aceh.
Menurut warga, masa pemulihan butuh ketenangan pikiran 100%. Memaksakan diri memimpin di tengah kondisi belum prima justru berisiko bagi kesehatan beliau dan keberlangsungan program jangka panjang di Aceh.
“Kami tidak mau pemimpin kami tumbang karena dipaksa bekerja saat belum pulih. Fokus berobat itu jauh lebih strategis untuk masa depan Aceh,” tegasnya.
Warga menilai, untuk menjaga roda pemerintahan tetap berjalan, tanggung jawab dapat didelegasikan sementara kepada Wakil Gubernur dan jajaran sesuai aturan yang berlaku.
Langkah ini penting agar tidak ada kebijakan strategis yang terhambat, sekaligus memberi ruang bagi Mualem untuk istirahat dan memulihkan stamina.
“Kami ingin melihat Mualem kembali dalam kondisi 100% prima. Baru setelah itu beliau memimpin penuh. Saat ini, doa dan dukungan kami untuk kesembuhan beliau,” pungkas warga.
Haru, Doa, Harapan: Sembuh Total
Lebih kuat. “Jangan dulu pikirkan” , “urusan tugas kita semua”, “tidak mau pemimpin tumbang”







































