Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam

J.PORANG

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:14 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Gayo Lues langsung dihadapkan pada kejadian kebakaran. Tak lama setelah rapat siaga yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran dan dihadiri para komandan peleton (danton) dari sejumlah kecamatan, petugas menerima laporan kebakaran lahan perkebunan warga di kawasan Blangsere, Rabu (26/8/2026).

Rapat tersebut sebelumnya menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, khususnya lokasi yang berada dekat dengan permukiman. Petugas juga diminta tetap siaga dan memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tidak berselang lama, laporan kebakaran masuk. Api membakar lahan kebun warga di Blangsere dan nyaris merambat ke sebuah rumah penduduk. Petugas pemadam dari Kecamatan Kutapanjang segera bergerak menuju lokasi. Tim dari pos pemadam pusat di Blangkejeren kemudian turut membantu proses pemadaman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Suprinadi, S.STP., M.AP., ikut turun langsung memantau penanganan kebakaran tersebut.

Belum selesai penanganan kebakaran lahan di Blangsere, sekitar pukul 14.00 WIB, petugas kembali menerima laporan kebakaran rumah warga di Desa Pinang Rugup. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi setelah menyelesaikan penanganan kebakaran sebelumnya.

Kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Tiupan angin yang cukup kencang dapat mempercepat penyebaran api, sementara jarak tempuh dari sejumlah pos pemadam, termasuk Pos Rikit dan Pos Blangkejeren, relatif jauh. Kondisi itu membuat api sempat membesar dan mengakibatkan sekitar sembilan rumah warga hangus terbakar. Sejumlah rumah lainnya dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Selain jarak, akses menuju permukiman juga menjadi persoalan. Beberapa desa memiliki gang yang sempit sehingga kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat leluasa menjangkau titik api.

Suprinadi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele sumber api, terutama saat membakar lahan maupun melakukan aktivitas rumah tangga.

“Kalau membakar lahan, pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Begitu juga ketika bepergian, periksa kembali apakah masih ada api yang menyala. Saat memasak, jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala,” ujar Suprinadi.

Menurutnya, kebakaran kerap terjadi karena kelalaian yang awalnya dianggap kecil. Ketika seseorang meninggalkan api karena ada keperluan lain, kondisi cuaca dan angin dapat membuat api berkembang tanpa disadari.

“Risiko tidak bisa kita ketahui. Karena itu, kewaspadaan harus menjadi kebiasaan. Pencegahan selalu lebih baik daripada menghadapi kebakaran setelah terjadi,” katanya.

Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues meminta masyarakat segera melaporkan setiap tanda kebakaran agar petugas dapat bergerak secepat mungkin. Kesiapsiagaan warga, menurut Suprinadi, menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses bagi kendaraan pemadam. (J.porang) 

Berita Terkait

Tak Ada Kata Selamat Tinggal, Teuku Andie Pergi Setelah Hampir Satu Dekade Tanpa Kabar
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla
Tiga Pemuda Tersambar Petir Saat Pertandingan Sepak Bola di Aceh Timur, Satu Tewas
Polres Gayo Lues Berduka, Aipda Win Aripa Dikenang dalam Prosesi Pemakaman Kedinasan
Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin
Aipda Win Aripa Tutup Usia, Polres Gayo Lues Berduka dan Sampaikan Penghormatan Terakhir
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WIB

KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Terungkap

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Penanganan Karhutla Harus Lebih Nyata, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Api

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Presiden Prabowo Gagas Penggunaan Tepung Singkong sebagai Inovasi Baru Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Arief Martha Rahadyan: Cinta Rasul, Teladani Akhlaknya, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Penanganan Intensif Karhutla di Sumatera

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

DAERAH

Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:32 WIB