Kejaksaan Aceh Singkil Diminta Usut Dugaan Ketidakadilan di Baitul Mal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:07 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL, 10 Oktober 2025 — Desakan muncul dari masyarakat sipil agar Kejaksaan Negeri Aceh Singkil segera turun tangan menyikapi dugaan ketidakadilan yang dilakukan oleh Komisioner dan Ketua Baitul Mal Aceh Singkil. Penegasan ini disuarakan oleh Ketua Lembaga Lauser Aceh, yang menilai adanya praktik pilih kasih dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat melalui lembaga tersebut.

Menurut Ketua Lembaga Lauser Aceh, selama ini banyak masyarakat telah berusaha mengajukan proposal permohonan bantuan ke Baitul Mal. Namun, permohonan itu tidak mendapatkan tanggapan, bahkan berujung tanpa kejelasan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses atau relasi dengan pihak-pihak tertentu. Keadaan ini dinilai mencederai keadilan dan semangat pelayanan publik yang seharusnya menjadi dasar kerja lembaga seperti Baitul Mal.

“Yang kami lihat, kalau yang punya bekingan, cepat sekali dibantu. Tapi masyarakat biasa yang betul-betul butuh bantuan, malah diabaikan. Ini contoh nyata ketidakadilan yang dipertontonkan di Aceh Singkil,” katanya. Ia menyebut praktik demikian sangat merugikan masyarakat kecil yang seharusnya menjadi prioritas dalam program bantuan dan pemberdayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakpuasan terhadap kinerja Baitul Mal ini tidak berhenti pada narasi ketimpangan. Kekecewaan juga merembet ke sisi integritas kelembagaan, di mana Ketua Lembaga Lauser Aceh secara terbuka menyatakan bahwa jika lembaga-lembaga seperti Baitul Mal tidak lagi berpihak kepada rakyat, maka sebaiknya dibubarkan saja. Ia menilai, semangat pelayanan dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat telah bergeser menjadi kepentingan sempit yang hanya menguntungkan segelintir orang.

Pihaknya pun meminta agar kejaksaan segera mengambil langkah hukum untuk memanggil dan memeriksa para pejabat di Baitul Mal Aceh Singkil, guna mendalami apakah benar telah terjadi dugaan penyalahgunaan kewenangan atau bentuk lain dari praktik diskriminatif dalam penyaluran bantuan.

Masyarakat disebut menaruh harapan besar pada aparat penegak hukum agar tidak tinggal diam terhadap kegelisahan yang berkembang di tengah warga. “Apakah hukum masih berjalan atau tidak, nanti kita lihat dari keseriusan aparat dalam menangani masalah ini,” ujarnya, sembari menegaskan bahwa kesenjangan akibat perilaku tidak adil akan menyebabkan ketidakpercayaan terhadap pemerintahan secara luas.

Dorongan itu juga menyampaikan pesan yang kuat bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keadilan adalah fondasi yang tidak boleh ditawar dalam sistem pemerintahan, terlebih di level daerah yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan mendasar masyarakat. (red)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Penanggung jawab Timpas 1 Yakin Golkar Aceh Singkil Di pimpin Safriadi Oyon SH Akan Maju Melambung,!!
Pengajian Galon Kupi ke-47 Berakhir Khidmat, Hadiah dan Kepedulian Warnai Penutupan
Sekda Aceh Singkil Diminta Terbitkan Surat Tugas Inspektorat, Para Kades Minta Audit Menjelang Akhir Masa Jabatan
Profesor Dr KH Suran Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat “PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas”
*Rawan Kecelakaan, Ketua IWOI Subulussalam Desak BPJN dan Pemerintah Perlebar Jalan Nasional Barsela
Prof Sutan Nasomal, Harapkan Presiden Prabowo Kabulkan Aspirasi Kader Pengurus Partai Kab. Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Satu Dapil Mudahkan Pemilih!!!
Masyarakat Demo Tuntut Hak Kepada PT Nafasindo
Massa Kepung PT Socfindo Lae Butar, Tuntut Plasma, Lapangan Kerja, hingga Legalitas Operasional Pabrik

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru