slot preparation.lsrs.lu

Masyarakat Demo Tuntut Hak Kepada PT Nafasindo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:06 WIB

50518 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Singkil |  Seketaris JWI Aceh Singkil, Yantoro,” Kasus sengketa hak kewajiban antara buruh dengan perusahaan PT Nafasindo pamungkasnya adalah Bupati Safriadi Oyon perintahkan Kadisnaker bersama Kapolres Dandim menjembatani penyelesaian ini agar secepatnya tuntas dengan terjadinya kesepakatan damai saling menguntungkan satu sama lainnya untuk contoh bagi perusahaan lainnya tidak bermain spekulasi tentunya “, ujar Yantoro, memberikan stegmennya menjawab Kepada wartawan (19/5),2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Bersama Mantan Karyawan PT Nafasindo Geruduk Kantor PT Nafasindo Kantor DPRK Kantor Bupati. Terkait Hak Karyawan Yang Tidak Sesuai Diberikan Oleh Perusahaan Terhadap Karyawan Yang jauh dari perhitungan Hak sesuai norma Dari Peraturan Yang Telah Ditetapkan Oleh Undang-undang Tenaga Kerja

UP:Uang Pesangon, Yaitu Uang Kompensasi Yang Dihitung Berdasarkan Jumlah Masa Kerja Karyawan.

UPMK: Uang penghargaan Masa Kerja, Yaitu Uang Yang Diberikan Sebagai Bentuk Penghargaan Atas loyalitas Dan Masa Bakti.

UPH: Uang Penggantian Hak, Yaitu Uang Penggantian Untuk Hak-Hak Yang Belum Diambil, Seperti Cuti Tahunan Yang Belum Gugur Atau Biaya Transportasi

Sementara itu salah satu Koordinator Orasi. April Siregar yang ada dilapangan Menyampaikan Kepada wartawan bahwa mereka Bersama Teman-teman Orasi Lainnya Meminta Agar Pihak Menajemen Perusahaan Segera Bayarkan Hak Tenaga Kerja Yang Telah Meninggal Dunia Dua Orang Tenaga Kerja.Berikan Kepada Ahli Warisnya

Menurutnya Salah satu Karyawan Dari PT Nafasindo Yang Telah Meninggal Dunia Sudah Mengabdikan Dirinya Sebagai Karyawan Selama 15 Tahun. Namun Hak-haknya Tidak Terpenuhi Oleh Menajemen Perusahaan Terhadap Ahli Warisnya dan hanya memberikan Tunjangan Kerja Di Bawah Standar

Bukan Itu Saja Bahkan Beberapa Karyawan Sampai Hari Ini Hak-haknya Belum Di Berikan Sama Sekali. Kuat Dugaan Dinas Tenaga Kerja Tidak Berpihak Kepada Pekerja Cenderung Memihak Perusahaan.lanjutnya

Oleh Karena Itu Kami Merasa Dijolimi Hingga Kami Lakukan Aksi Damai Meminta Hak-hak Kami. Adapun Tuntutan Kami Didalam Orasi Damai Yaitu Empat Poin
1. Bentuk Time (K3) Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
2. Perintahkan (Disnaker) Dinas Tenaga Kerja untuk mengajukan penghentian Operasional Perusahaan, Jika Terbukti Melanggar K3
3. Kawal Dan Paksa Perusahaan Bayar hak karyawan yang sudah meninggal kepada Ahli Waris Sekarang Juga
4. Dukung Proses Hukum Agar Warga Negara Asing Malaysia Segera Di Tangkap

Koordinator Orasi Mendemo Di Depan Kantor Perusahaan PT Nafasindo Bersama Rekan-rekannya Meminta Hak Dari Karyawan Yang Tidak Sesuai Dan Yang Belum Di Bayarkan Sama Sekali.
Dan Tidak Ada Jawaban Dari Pihak Menajemen Perusahaan. Maka Pihak Pendemo Menuju Kantor (DPRK) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Meminta Agar Pihak DPRK Segera Menindaklanjuti Prihal Tuntutan Karyawan Tersebut.

Selanjutnya Ketua DPRK, H. Amaliun. Di Dampingi Komisi Dua Juliadi Bancin, dan Warman SH. Menyambut Kedatangan Masyarakat Menyampaikan Siap Untuk Mengawal Prihal Tuntutan Warga Sampai Selesai. Kemudian Pihak Mendemo Menuju Kantor Bupati Kabupaten Aceh Singkil

Sementara itu para orasi dii sambut oleh Bupati H. Sapriadi /Oyon. Mengatakan Kepada Pihak Pendemo. Bupati Bersedia Memfasilitasi Untuk Memediasi Dalam Prihal Tuntutan Karyawan, dan Warga Sesegera Mungkin. Kita Akan Panggil Pihak Menajemen Perusahaan PT Nafasindo Agar Segera Menyelesaikan Hak-Hak Yang Harus Mereka Selesaikan.Tutup Bupati Sapriadi/Oyon, mengakhiri komentarnya. (sadikin)

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru