Dinas Sosial Aceh Dorong Transformasi Ekonomi Lewat UEP di Aceh Singkil

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:31 WIB

50446 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial menegaskan komitmennya untuk mengubah arah kebijakan bantuan sosial dari sekadar konsumtif menjadi produktif. Hal itu diwujudkan lewat peluncuran Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil, Rabu, 15 Oktober 2025.

Acara yang berlangsung hangat ini menjadi bagian penting dari proyek perubahan bertajuk “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Usaha Ekonomi Produktif”, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Kepala Dinas Sosial Aceh Zulkarnain, SKM, M.Kes, Project Leader Dr. Muslem Yacob, S.Ag., M.Pd., Kabid PFM Mahdani Mukhtar, Plt. Kadis Sosial Aceh Singkil beserta pejabat struktural, serta penerima manfaat yang terdiri dari pelaku usaha mikro baru, kelompok perempuan, dan penyandang disabilitas ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program UEP kali ini menyalurkan 20 unit mesin jahit dan 10 set peralatan pembuatan kue kepada masyarakat Aceh Singkil. Setiap penerima manfaat telah melalui proses verifikasi berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta survei lapangan yang melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Zulkarnain menegaskan, peluncuran UEP bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari reformasi birokrasi berdampak (RB Berdampak) yang menekankan efektivitas dan nilai manfaat setiap anggaran negara.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan menghasilkan manfaat berlipat bagi masyarakat. UEP adalah instrumen menuju kemandirian sosial-ekonomi Aceh,” ujarnya.

Project Leader Dr. Muslem Yacob menambahkan bahwa program ini merupakan hasil inovasi dalam kerangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXIV Tahun 2025. Menurutnya, UEP dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat miskin agar mampu mandiri secara ekonomi.

“Kota Subulussalam dan Aceh Singkil dipilih sebagai pilot project karena keduanya menggambarkan tantangan nyata masyarakat pesisir dan pedalaman dalam menghadapi kemiskinan struktural,” tuturnya.

Pelaksanaan UEP di Aceh Singkil juga menjadi contoh penerapan Standard Operating Procedure (SOP) penyaluran bantuan berbasis produktif. Dengan sistem yang tertib dan transparan, kegiatan ini menjadi model percontohan yang akan direplikasi di kabupaten/kota lain di Aceh.

Bagi penerima manfaat, bantuan ini menjadi titik awal perubahan hidup. Fatimah, warga Gunung Meriah, tak kuasa menahan haru saat menerima mesin jahit barunya.

“Selama ini saya hanya buruh jahit. Sekarang saya bisa membuka usaha sendiri di rumah. Terima kasih kepada Dinas Sosial,” ujarnya.

Acara juga diwarnai dialog interaktif antara pejabat Dinas Sosial dan penerima bantuan. Melalui forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait pendampingan dan pengembangan usaha. Dinas Sosial Aceh berkomitmen menindaklanjuti melalui pembinaan berkelanjutan bersama TKSK dan pekerja sosial.

Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Aceh, seraya menegaskan pentingnya kesinambungan program.

“Ini bukan hanya bantuan alat, tetapi jembatan menuju kemandirian. Kami akan terus dampingi masyarakat agar usaha mereka berkembang,” katanya.

Secara ekonomi, pelaksanaan UEP diperkirakan mampu meningkatkan pendapatan penerima manfaat antara Rp1,2 juta hingga Rp2 juta per bulan, tergantung jenis usaha. Dampak ini diharapkan memperkuat daya beli dan menggerakkan ekonomi lokal di Aceh Singkil.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menandai semangat baru pemberdayaan masyarakat. Dari Aceh Singkil, langkah kecil ini menjadi simbol transformasi besar: dari ketergantungan menuju kemandirian.

Dengan semangat Aceh Mandiri, Aceh Produktif, dan Aceh Sejahtera, Dinas Sosial Aceh membuktikan bahwa perubahan kebijakan sosial bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang sedang tumbuh di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Penanggung jawab Timpas 1 Yakin Golkar Aceh Singkil Di pimpin Safriadi Oyon SH Akan Maju Melambung,!!
Pengajian Galon Kupi ke-47 Berakhir Khidmat, Hadiah dan Kepedulian Warnai Penutupan
Sekda Aceh Singkil Diminta Terbitkan Surat Tugas Inspektorat, Para Kades Minta Audit Menjelang Akhir Masa Jabatan
Profesor Dr KH Suran Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat “PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas”
*Rawan Kecelakaan, Ketua IWOI Subulussalam Desak BPJN dan Pemerintah Perlebar Jalan Nasional Barsela
Prof Sutan Nasomal, Harapkan Presiden Prabowo Kabulkan Aspirasi Kader Pengurus Partai Kab. Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Satu Dapil Mudahkan Pemilih!!!
Masyarakat Demo Tuntut Hak Kepada PT Nafasindo
Massa Kepung PT Socfindo Lae Butar, Tuntut Plasma, Lapangan Kerja, hingga Legalitas Operasional Pabrik

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:08 WIB

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru