Bupati Pidie Jaya Tanggapi Insiden Wakil Bupati dan Kepala SPPG, Dorong Penyelesaian Damai dan Bermartabat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:34 WIB

50448 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya, 31 Oktober 2025 — Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akhirnya angkat bicara mengenai insiden yang melibatkan Wakil Bupati Hasan Basri, S.T., M.M., dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng. Menanggapi peristiwa ini, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan telah mengambil langkah cepat untuk menangani persoalan yang telah menyita perhatian publik tersebut.

Bupati Sibral menyampaikan bahwa dirinya secara pribadi telah menerima kehadiran korban, Muhammad Reza, beserta keluarganya di Gedung Utama MTQ Pidie Jaya. Pertemuan tersebut dilakukan guna mendengarkan langsung penjelasan pihak korban serta mencari solusi yang terbaik, mengedepankan langkah damai dan bermartabat.

“Sebagai pemimpin, saya tidak bisa mengabaikan peristiwa ini. Korban sudah menemui saya. Saya berharap masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, dengan meminimalkan yang besar dan menghilangkan yang kecil. Namun, jika memang harus melalui jalur hukum, saya tidak akan menghalangi,” ujar Bupati Sibral kepada wartawan, Jumat (31/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, insiden tersebut merupakan bentuk kekhilafan manusiawi yang perlu disikapi dengan kepala dingin dan kebijaksanaan. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki kewajiban untuk menjaga suasana tetap kondusif, terutama agar persoalan ini tidak berkembang menjadi isu yang dapat memecah keharmonisan sosial masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya saat ini tengah berupaya memediasi kedua belah pihak agar proses penyelesaian berjalan dalam koridor hukum dan kemanusiaan. Pendekatan restoratif menjadi salah satu opsi yang diupayakan demi memastikan bahwa insiden ini tidak memberikan dampak berkepanjangan, baik secara psikologis bagi korban, maupun secara sosial di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Sibral mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh narasi dan informasi yang berkembang di media sosial. Ia mengingatkan semua pihak agar bijak menyikapi kejadian ini dan tetap menjaga iklim damai yang selama ini telah terjalin baik di Pidie Jaya.

“Saya harap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang belum tentu benar. Mari kita jaga etika, martabat, dan harmoni kepemimpinan serta kehidupan sosial kita bersama,” kata Bupati.

Insiden yang melibatkan Wakil Bupati dan pelaksana program gizi nasional ini sebelumnya menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) yang mendesak perlindungan hukum dan jaminan keamanan bagi seluruh petugas SPPG di lapangan. Meski demikian, pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gampong Sagoe dilaporkan tetap berjalan seperti biasa, dengan dukungan dari berbagai elemen lokal.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah pelayanan publik dan meminta semua jajaran untuk tetap profesional menyikapi dinamika yang terjadi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. (*)

Berita Terkait

DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh Resmikan dan Serahkan Wakaf Sumur Bor bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru