Bupati Aceh Tenggara Diminta Audit Inspektorat ADD Kute Bunin Kecamatan Lawe Sumur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:38 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane Bara News Aceh Grub.|  Sejumlah kalangan aktifis anti korupsi dan Tokoh masyarakat minta kepada Bupati Aceh Tenggara H M Salim Pakhry Cq Inspektorat setempat untuk melakukan Audit menyeluruh terhadap anggaran dana kute Bunin Kecamatan Lawe Sumur demikian di sampaikan sejumlah aktifis, Riko Andalas aktifis Korek, kepada Bara News Aceh Grub di Kutacane minggu21 juni 2026.

Perlunya Audit meyeluruh terhadap penggunaan dana kute Bunin pada masa jabatan pengulu ( WM)agar dapat melihat dan mengetahui benar tidaknya adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan dana masyarakat kute Bunin ini agar tidak menjadi bola liar dan fitnah kepada Pengulu itu sendiri.
kalau memang adanya dugaan korupsi yang menyangkut unsur pidana kita minta untuk di proses secara hukum jelas Riko Andalas aktifis Korek.

Desakan dan permintaan audit ini bukan tidak beralasan, Pasal nya dari sejumlah sumber yang berhasil di himpun menyampaikan adanya dugaan korupsi terhadap sejumlah kediatan dalam pengelolaan dana kute pada masa oknum pengulu (WM),tahun 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

adapun sejumlah dugaan korupsi dan adanya dugaan kegiatan fiktif dan sarat masalah antara lain yang berhasil di peroleh dari sejumlah sumber masyarakat adalah:
Anggaran kegiatan dana Ketahanan pangan tahun 2025 sebesar 150.000.000 tahun 2025, dugaan penggelapan dan salah kelola dana ini pasalnya tidak transparan ya oknum pengulu dalam mengelola anggaran ini. dari sumber yang layak dipercaya menyampaikan kalau 50 % di kelola oleh BUMK Kute dengan skema simpan pinjam berikut dengan bunga sedangkan 75.000.000 atau 50 % lagi diduga di salah gunakan oknum pengulu untuk kepentingan pribadinya dan di duga di korupsi tampa penjelasan untuk apa dan kemana dipergunakan.

Proyek Rehabilitasi Rumah kaum Duafa yang di duga ikut bermasalah di samping penerima mampaat dari keluarga terdekat sarat dengan pengurangan atau pemotongan anggaran mencapai 20 % dari dana semestinya 10.000.000. dan indikasinya di potong 2.000.000. per rumah.

Anggaran dana kegiatan kute tahun 2025, yang disinyalir bermasalah dan diduga Fiktif,
adalah kegiatan penyelenggaraan PAUD,
Peyenggaraan PAUD sebesarbRP 45.000.000. Pemeliharaan sanitasi permungkimasn ( gorong-gorong) Selokan parit di duga tumpang tindih sebesar Rp 30.000.000. Pelatihan Penyuluhan sosial ke pada masyarakat bidang hukum dan perlindung masyarakat di duga fiktif dana Rp 15.000.000, dan sejumlah kegiatan lain yang juga di duga sarat masalah.

Warman oknum pengulu kute Bunin Kecamatan Lawe Sumur Aceh Tenggara Setelah berulang kali di komfirmasi cuma berjanji ketemu, namun selalu menghindar dan terkesan membola bolakan media ini malah berupanya mencari perlindungan dari orang lain untuk minta tidak di publikasi ke media. dengan mengulur gulur waktu tampa memberikan komfirmasi.
(Kasirin)

Keterangan Poto. Riko Andalas aktifis Korek Aceh Tenggara.

Berita Terkait

‎“Jangan Biarkan Sekecil Apa Pun Narkoba Masuk ke Hidup Kita” Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Sabu di Babussalam
Karyawan Cafe Bawa Kabur Motor dan Laptop, Pelarian AS Berakhir di Jambi
Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika ‎
Gerak Cepat! Kurang Dari 24 Jam, URC Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa, Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tim URC Polres Aceh Tenggara
Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP, Bupati H.M Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan
Oknum Pengulu Ketambe Diduga Gelapkan Dana ADD Sejumlah kegiatan Ratusan Juta

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB

Empat Tersangka Penganiayaan Tiga Pekerja Migran Indonesia di Johor Ditahan Polisi Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:43 WIB

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:29 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:17 WIB

Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49 WIB

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 15 Perkara: 100,8 Kg Ganja dan 51,95 Gram Sabu Dihancurkan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:39 WIB

Empat Anggota Bais TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru