Kutacane Bara News Aceh Grub.| Sejumlah kalangan aktifis anti korupsi dan Tokoh masyarakat minta kepada Bupati Aceh Tenggara H M Salim Pakhry Cq Inspektorat setempat untuk melakukan Audit menyeluruh terhadap anggaran dana kute Bunin Kecamatan Lawe Sumur demikian di sampaikan sejumlah aktifis, Riko Andalas aktifis Korek, kepada Bara News Aceh Grub di Kutacane minggu21 juni 2026.
Perlunya Audit meyeluruh terhadap penggunaan dana kute Bunin pada masa jabatan pengulu ( WM)agar dapat melihat dan mengetahui benar tidaknya adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan dana masyarakat kute Bunin ini agar tidak menjadi bola liar dan fitnah kepada Pengulu itu sendiri.
kalau memang adanya dugaan korupsi yang menyangkut unsur pidana kita minta untuk di proses secara hukum jelas Riko Andalas aktifis Korek.
Desakan dan permintaan audit ini bukan tidak beralasan, Pasal nya dari sejumlah sumber yang berhasil di himpun menyampaikan adanya dugaan korupsi terhadap sejumlah kediatan dalam pengelolaan dana kute pada masa oknum pengulu (WM),tahun 2025
adapun sejumlah dugaan korupsi dan adanya dugaan kegiatan fiktif dan sarat masalah antara lain yang berhasil di peroleh dari sejumlah sumber masyarakat adalah:
Anggaran kegiatan dana Ketahanan pangan tahun 2025 sebesar 150.000.000 tahun 2025, dugaan penggelapan dan salah kelola dana ini pasalnya tidak transparan ya oknum pengulu dalam mengelola anggaran ini. dari sumber yang layak dipercaya menyampaikan kalau 50 % di kelola oleh BUMK Kute dengan skema simpan pinjam berikut dengan bunga sedangkan 75.000.000 atau 50 % lagi diduga di salah gunakan oknum pengulu untuk kepentingan pribadinya dan di duga di korupsi tampa penjelasan untuk apa dan kemana dipergunakan.
Proyek Rehabilitasi Rumah kaum Duafa yang di duga ikut bermasalah di samping penerima mampaat dari keluarga terdekat sarat dengan pengurangan atau pemotongan anggaran mencapai 20 % dari dana semestinya 10.000.000. dan indikasinya di potong 2.000.000. per rumah.
Anggaran dana kegiatan kute tahun 2025, yang disinyalir bermasalah dan diduga Fiktif,
adalah kegiatan penyelenggaraan PAUD,
Peyenggaraan PAUD sebesarbRP 45.000.000. Pemeliharaan sanitasi permungkimasn ( gorong-gorong) Selokan parit di duga tumpang tindih sebesar Rp 30.000.000. Pelatihan Penyuluhan sosial ke pada masyarakat bidang hukum dan perlindung masyarakat di duga fiktif dana Rp 15.000.000, dan sejumlah kegiatan lain yang juga di duga sarat masalah.
Warman oknum pengulu kute Bunin Kecamatan Lawe Sumur Aceh Tenggara Setelah berulang kali di komfirmasi cuma berjanji ketemu, namun selalu menghindar dan terkesan membola bolakan media ini malah berupanya mencari perlindungan dari orang lain untuk minta tidak di publikasi ke media. dengan mengulur gulur waktu tampa memberikan komfirmasi.
(Kasirin)
Keterangan Poto. Riko Andalas aktifis Korek Aceh Tenggara.


































































