Cuaca Tak Menentu, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 21:58 WIB

50340 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, Senin (22/6/2026) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul kondisi cuaca yang tidak stabil dalam sepekan terakhir.

Kepala BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini, S.T., M.Ec.Dev, mengatakan bahwa kondisi cuaca di wilayah Gayo Lues selama beberapa hari terakhir umumnya didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai sore hari. Namun, memasuki malam hari sering terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berpotensi meningkatkan debit sungai secara tiba-tiba.

“Sering kali hujan hanya terjadi di wilayah hulu, sementara masyarakat yang berada di hilir tidak menyadari adanya peningkatan curah hujan tersebut. Kondisi ini dapat menyebabkan debit sungai naik secara mendadak dan berpotensi menimbulkan banjir atau luapan sungai,” kata Muhaimini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca dan segera memberikan informasi kepada pihak terkait apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan pemukiman maupun aktivitas warga.

BPBD juga mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan, terutama di sejumlah ruas jalan yang rawan longsor. Dalam beberapa waktu terakhir, longsor kembali terjadi di jalur penghubung Kabupaten Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Tenggara.

Selain ruas jalan Gayo Lues–Aceh Tenggara, titik rawan longsor juga terdapat di jalan menuju Kecamatan Pining, Kecamatan Tripe Jaya, Kecamatan Babahrot, serta jalur menuju Banda Aceh. Kondisi tanah di sejumlah titik tersebut masih labil akibat dampak banjir besar yang terjadi pada akhir tahun 2025.

“Walaupun hujan tidak terlalu lebat, longsor tetap berpotensi terjadi. Hal ini karena sebagian lereng perbukitan yang sebelumnya ditopang oleh vegetasi dan batang kayu mengalami kerusakan setelah diterjang banjir pada akhir tahun lalu,” ujarnya.

Muhaimin menyarankan masyarakat yang hendak bepergian untuk memilih waktu perjalanan pada pagi hari ketika kondisi cuaca relatif lebih stabil. Selain itu, warga juga diminta selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berangkat serta menyiapkan perlengkapan pendukung seperti jas hujan dan kebutuhan darurat lainnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, kami mengimbau masyarakat agar selalu mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di luar rumah. Kewaspadaan dan persiapan yang baik merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mengurangi risiko saat menghadapi cuaca yang tidak menentu,” kata Muhaimini.

BPBD Kabupaten Gayo Lues memastikan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah rawan bencana. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda potensi longsor, banjir, maupun kondisi darurat lainnya agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (J.porang)

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan
LIRA Desak Hukum Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Gayo Lues, Sawah Jadi Ladang Pungli
Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
LIRA Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Ratusan Juta pada 32 Kelompok Tani di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru