Perjuangkan Aspirasi di Senayan, Jamaluddin Idham Salurkan Puluhan Traktor dan Combine Harvester ke Aceh

Redaksi

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 09:37 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, mulai menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara bertahap kepada kelompok tani di berbagai daerah di Provinsi Aceh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata mendongkrak produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani lokal.

Penyaluran perdana diawali di Kabupaten Nagan Raya pada Minggu (21/6/2026)*, dengan menyerahkan bantuan Combine Harvester (mesin pemanen padi) kepada kelompok tani setempat. Bantuan tersebut merupakan realisasi dari program aspirasi yang diperjuangkan Jamaluddin di tingkat pusat.

Jamaluddin Idham, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, menyampaikan rasa syukurnya karena perjuangan politiknya di Senayan kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat bawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham,
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham,

“Alhamdulillah, tahun ini bantuan alsintan aspirasi yang kita perjuangkan mulai disalurkan secara bertahap untuk masyarakat tani,” ujar Jamaluddin dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Ia memaparkan, total bantuan aspirasi yang dikucurkan tahun ini mencakup 20 unit Combine Harvester, 30 unit traktor roda empat, 35 unit hand traktor, serta berbagai jenis alsintan pendukung lainnya. Seluruh bantuan akan didistribusikan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Anggota Komisi terkait di DPR RI ini, modernisasi alat pertanian menjadi kunci krusial dalam meningkatkan efisiensi kerja petani, terutama di tengah tantangan pemenuhan kebutuhan pangan yang terus melonjak.

“Hari ini kita serahkan Combine Harvester di Nagan Raya. Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima untuk mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen, sekaligus menekan biaya produksi,” tambah Jamaluddin.

Ia menegaskan komitmennya bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian mayoritas masyarakat Aceh. Oleh karena itu, intervensi prasarana yang modern mutlak diperlukan agar hasil produksi tani semakin berdaya saing.

Sementara itu, perwakilan petani di Nagan Raya menyambut baik bantuan tersebut. Kehadiran mesin modern ini dinilai sangat membantu meringankan beban kerja di lapangan serta mempercepat masa panen. Setelah Nagan Raya, penyaluran alsintan ini dipastikan akan berlanjut ke sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh sesuai skala prioritas kebutuhan lapangan. (*)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Organisasi, DPD TMI Nagan Raya Apresiasi Pelantikan DPW TMI Sumut
Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Brimob Batalyon C Pelopor Bekali 230 Santri dengan Jiwa Kepemimpinan dan Semangat Cinta Tanah Air
Brimob Batalyon C Pelopor Pasang Sling Jembatan 109 Meter di Sikundo, Permudah Akses Sekolah dan Kebun Wujud
Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Usulkan Don Muzakir Jadi Wakil Menteri Pertanian
BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah ASN Nagan Raya Lewat Program GENCARKAN

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:40 WIB

KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:18 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru