slot preparation.lsrs.lu

Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:17 WIB

50413 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Sebanyak tujuh orang warga Gayo Lues menjalani hukuman cambuk setelah dinyatakan bersalah melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Proses pelaksanaan hukuman dirangkaikan oleh Kejaksaan Negeri Gayo Lues bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah setempat pada Kamis, 11 Juni 2026, di halaman kantor Kejaksaan Gayo Lues.

Terdakwa yang dihukum terdiri dari enam pria dan satu perempuan, masing-masing terjerat kasus yang berbeda, antara lain minum-minuman keras dan zina. Dua orang di antaranya, berinisial S (30) dan SS (34), terbukti bersalah atas perbuatan zina. Majelis hakim memutuskan pasangan ini dijatuhi hukuman cambuk sebanyak 100 kali sesuai ketentuan syariat. Namun, karena SS diketahui tengah mengandung, pelaksanaan hukuman terhadap perempuan tersebut ditunda sampai usai melahirkan dan kondisi kesehatannya telah pulih. Sementara S tetap menjalani hukuman dengan jumlah cambuk yang sama sesuai ketentuan.

Selain kasus zina, lima orang lainnya yang masing-masing berinisial N (42), M (46), RF (20), MIH (22), dan RAH (21) dijatuhi hukuman cambuk sebanyak 40 kali. Kelimanya terbukti melanggar aturan syariat terkait larangan mengonsumsi minuman keras di wilayah hukum Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menjalani proses eksekusi hukuman, para terpidana terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya oleh petugas medis yang telah disiapkan. Setelah dipastikan layak dan dalam kondisi sehat, pelaksanaan hukuman cambuk dilakukan secara terbuka di hadapan petugas dan masyarakat yang hadir. Pelaksanaan eksekusi cambuk memenuhi prosedur yang ditetapkan, yakni disaksikan oleh aparat serta sejumlah warga.

Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengembalian Barang Bukti Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Iqbal, menyampaikan bahwa upaya penegakan hukum berbasis syariat Islam ini merupakan bagian dari implementasi Qanun Jinayat di Aceh yang berlaku bagi seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan. Iqbal menegaskan, hukuman terhadap SS akan tetap dijalankan setelah melahirkan, dan pelaksanaannya menunggu pemeriksaan kesehatan dari pihak medis untuk memastikan kondisi yang aman bagi yang bersangkutan.

Penegakan hukuman cambuk di Gayo Lues ini merupakan cerminan dari pelaksanaan aturan syariat Islam sesuai ketetapan daerah di wilayah Aceh. Penerapan hukuman ini dimaksudkan sebagai efek jera bagi pelaku dan sebagai pengingat bagi masyarakat agar mematuhi aturan syariat yang berlaku. Aparat penegak hukum menyatakan akan terus melakukan pengawasan dan penegakan aturan guna menjaga ketertiban serta keharmonisan sosial di masyarakat sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah Aceh. (RED)

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Dalang Uang Palsu Rp980 Juta untuk Demo Jakarta Ternyata Eks Calon Bupati, Jaringan Sudah Beroperasi Sejak 2024
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru