slot preparation.lsrs.lu

Bupati Aceh Singkil Diminta Copot Kadis Disperindag dan UKM

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:10 WIB

50678 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL, 10 Oktober 2025 — Desakan agar Bupati Aceh Singkil segera mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag dan UKM) kian menguat. Lembaga Lauser Aceh, melalui ketuanya Alexander H. A., menyatakan bahwa sudah saatnya dilakukan pergantian pucuk pimpinan di dinas tersebut, menyusul berbagai temuan lapangan dari sejumlah LSM dan kelompok aktivis yang menyoroti kinerja dan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat bersangkutan.

Menurut Alexander, sejumlah laporan yang diterima pihaknya mengindikasikan lemahnya kinerja dan adanya potensi pelanggaran etika pemerintahan. Salah satu temuan paling mencolok adalah terkait penyaluran bantuan kepada masyarakat yang dinilai tidak adil dan sarat kepentingan politik.

Dijelaskan bahwa ketika masyarakat mengajukan permohonan bantuan atau dukungan terkait usaha kecil dan menengah, respons dari pihak dinas justru tidak mendukung. “Ada warga yang datang minta bantuan, dijawab bahwa barang-barang yang tersedia itu semua adalah aspirasi dari DPR. Lalu bagaimana nasib masyarakat yang tidak terafiliasi dengan DPR? Apakah mereka tidak berhak dibantu?” kata Alexander, yang akrab disapa Bang Alex.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, ia menilai kondisi semacam ini menciptakan kesenjangan yang semakin lebar antara pemerintah dan rakyatnya. Bantuan yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru terkesan menjadi alat distribusi politik yang hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki kedekatan dengan pihak-pihak tertentu. Hal ini disebut berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dan institusi yang seharusnya menjadi motor pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bang Alex mempertanyakan apakah negara ini telah berubah menjadi milik kelompok tertentu atau dikuasai kepentingan sempit konspiratif di lingkar kekuasaan. Ia menekankan bahwa jika pola seperti ini terus dibiarkan, maka semangat pemerataan pembangunan dan keadilan sosial hanya akan menjadi slogan kosong.

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk ikut memantau dan menyelidiki dugaan penyimpangan yang terjadi di tubuh Disperindag dan UKM Aceh Singkil. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya dijadikan modal statistik pembangunan atau komoditas politik menjelang pemilu. “Rakyat harus menjadi subjek utama dari pembangunan, bukan hanya jadi pelengkap laporan atau angka-angka di atas kertas,” pungkasnya.

Desakan untuk mencopot kepala dinas ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi Bupati Aceh Singkil sebagai kepala pemerintahan daerah. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja setiap dinas, menurut Alexander, bukan hanya bagian dari tata kelola yang baik, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral terhadap warga yang telah mempercayakan mandat kepemimpinan. (TIM)

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru