Transportasi Minim, Kecamatan Pulau Banyak Barat Terpinggirkan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2024 - 15:20 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL, BARANEWS | Kecamatan Pulau Banyak Barat, merupakan kawasan yang kaya akan potensi alam dan pariwisata, terletak di ujung barat Indonesia. Namun, di balik keindahan alamnya, pulau ini menghadapi tantangan besar: minimnya akses transportasi. Masalah ini tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi tetapi juga memperburuk kualitas hidup masyarakat setempat.

Kecamatan Pulau Banyak Barat berada di kawasan strategis dengan kekayaan alam yang melimpah. Terletak di kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, pulau ini menawarkan keindahan alam yang memikat, mulai dari pantai berpasir putih hingga keanekaragaman hayati laut yang mengagumkan. Sayangnya, kondisi geografis yang terisolasi dan sulitnya akses transportasi membuat potensi ini belum tergarap maksimal

Minimnya akses transportasi berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan di Pulau Banyak Barat:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekonomi, Kesulitan dalam distribusi barang dan jasa membuat harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Petani dan nelayan lokal juga kesulitan menjual hasil panen dan tangkapannya ke pasar yang lebih luas.

Sosial, Keterbatasan akses transportasi mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang memadai. Banyak anak harus menempuh perjalanan jauh dan berisiko untuk bersekolah, sementara fasilitas kesehatan pun minim dan jauh dari jangkauan.

Baca Juga :  Ketua P2K Desa Penjaitan Tanggapi Berita, Foto Yang Beredar Melanggar UU ITE dan Hak Cipta

Pembangunan ,Pembangunan infrastruktur terhambat karena sulitnya mendatangkan bahan bangunan dan tenaga kerja dari luar. Hal ini mengakibatkan Pulau Banyak Barat tertinggal dalam hal perkembangan teknologi dan fasilitas umum.

Berdasarkan testimoni warga lokal, banyak yang mengeluhkan mahalnya biaya transportasi laut. Misalnya Hendri Syahputra seorang mahasiswa pengguna jasa transportasi yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah mengaku harus mengeluarkan biaya yang lumayan cukup menguras katong mahasiswa, selain itu juga kapal yang beroperasi terbatas,hanya ada 1 kapal yaitu milik warga lokal, dan beroperasi kurang lebih tiga kali dalam seminggu.

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah dapat diambil:
pengembangan infrastruktur transportasi
Pemerintah perlu membangun pelabuhan dan bandara kecil yang bisa mengakomodasi kebutuhan transportasi warga. Perbaikan jalan dan jembatan penghubung antar pulau juga sangat diperlukan.

Baca Juga :  PT Socpindo Perkebunan Lae Butar Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Aceh Singkil.

Peningkatan Layanan, Transportasi Frekuensi transportasi laut dan udara harus ditingkatkan, dengan subsidi khusus untuk masyarakat lokal. Ini akan membantu menurunkan biaya transportasi dan memudahkan mobilitas warga.

Kebijakan Pemerintah Diperlukan, kebijakan yang terfokus pada pengembangan wilayah terpinggirkan. Pemerintah pusat dan daerah harus bekerja sama dalam merencanakan dan mengimplementasikan program-program pembangunan transportasi yang berkelanjutan.

Minimnya transportasi di Pulau Banyak Barat menyebabkan berbagai masalah yang kompleks, mulai dari ekonomi, sosial, hingga pembangunan. Pentingnya akses transportasi yang memadai tidak bisa diabaikan, karena hal ini adalah kunci untuk membuka isolasi dan mendorong kemajuan wilayah.

Harapan besar tertuju pada upaya nyata dari pemerintah terkhusus, pemerintah kabupaten kabupaten Aceh Singkil dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah ini. Dengan peningkatan akses transportasi, Pulau Banyak Barat dapat bangkit dan mengejar ketertinggalannya, sehingga tidak lagi terpinggirkan dan dapat berkontribusi lebih bagi Indonesia.

Windra Purnawan mahasiswa kesejahteraan sosial Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pulau Banyak Barat: Meninggalkan Jejak Mendalam dalam Kearifan dan Kekayaan Alam yang Hampir Terlupakan
DPW ALAMP AKSI Prov Aceh Ungkap Kegagalan Pj Bupati Aceh Singkil 2023-2024 : Bapak Jangan OMDO (Omong Doang)
Alexander Minta DPRK Aceh Singkil lakukan Rapat Dengar Pendapat Dengan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Yang Ada Di Wilayahnya.
Jawaban Pj Bupati Aceh Singkil :  Ternyata Hanya Diskusi dan Adu Argumentasi, Isu Pj Bupati Aceh Singkil Ajak Duel Warganya Terlalu Dibesar-besarkan
DKPP Diminta Makzulkan KIP Aceh Singkil Terkait Maraknya Pembileritaan di Media Mosial Diduga Adanya Praktek Nepotisme
Perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-Kabupaten Aceh Singkil Diduga Penuh Sandiwara /Setingan
PUSDA: Dukung Brigjen Pol Armia Fahmi Maju sebagai Calon Bupati Aceh Tamiang
PUSDA: Apresiasi Kinerja PJ Bupati Aceh Singkil dalam Meningkatkan Kemakmuran Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:14 WIB

10 Manfaat Penggunaan AC di Rumah

Selasa, 18 Juni 2024 - 08:50 WIB

A Story for Your Readers – Arches Raises $3 Million to Empower MBB, Big 4, and Large-Cap PE Firms in Asia

Selasa, 18 Juni 2024 - 08:40 WIB

KARAOKE MANEKINEKO mengadakan promosi WEEKDAY DISCOUNT BLITZ

Selasa, 18 Juni 2024 - 07:38 WIB

Pembelian Token PEPE di Blockchain Ethereum di P2P Beli Finance X CryptoWatch

Selasa, 18 Juni 2024 - 06:00 WIB

A Taste of Dubai: Edisi Bahasa Indonesia, Hitung Mundur ke Acara Miliki Bagian Dubai.

Senin, 17 Juni 2024 - 09:52 WIB

Spesial Garansi 5 Tahun Ledger Nano X Cryptowatch Indonesia, Gratis Tukar Langsung

Senin, 17 Juni 2024 - 06:00 WIB

Temukan Dubai di Indonesia: Acara Perpaduan Budaya

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:54 WIB

VRITIMES dan DelikNews.com Meluncurkan Kemitraan untuk Memajukan Jurnalisme Digital di Indonesia

Berita Terbaru