PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya

J.PORANG

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:49 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN – PLN ULP Blangkejeren memberikan penjelasan terkait pemadaman listrik bergilir yang belakangan terjadi pada waktu magrib dan menjelang subuh di Kabupaten Gayo Lues. Pemadaman tersebut, menurut PLN, dilakukan karena sistem kelistrikan daerah itu masih mengalami defisit daya akibat gangguan pada sejumlah mesin pembangkit di PLTD Rema.

Manager PLN ULP Blangkejeren, Isnan Ananda, Selasa (11/8/2026), mengatakan gangguan pada beberapa unit mesin pembangkit membuat pasokan listrik belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat beban puncak.

“Sehubungan dengan gangguan yang terjadi pada mesin di PLTD Rema sehingga menyebabkan defisit suplai daya pada sistem kelistrikan Kabupaten Gayo Lues, maka PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir pada saat beban puncak, yaitu menjelang malam dan pagi hari,” kata Isnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, waktu magrib dan menjelang subuh merupakan periode dengan konsumsi listrik tertinggi. Pada jam-jam tersebut, mayoritas pelanggan menggunakan listrik secara bersamaan untuk penerangan maupun mengoperasikan berbagai peralatan rumah tangga sehingga kebutuhan daya meningkat signifikan.

“Pada waktu tersebut semua pelanggan menghidupkan listrik dan peralatan rumah tangga lainnya. Sementara beberapa unit mesin di PLTD Rema sedang mengalami gangguan, sehingga pasokan yang tersedia tidak mencukupi dan pemadaman bergilir terpaksa dilakukan,” ujarnya.

Menurut Isnan, pemadaman bergilir masih akan berlangsung hingga proses perbaikan mesin pembangkit selesai dan seluruh unit kembali beroperasi secara normal. Saat ini, teknisi PLN masih melakukan upaya perbaikan terhadap mesin-mesin yang mengalami gangguan.

Ia menambahkan, di luar jam beban puncak, pasokan listrik untuk wilayah Gayo Lues masih mencukupi sehingga sistem kelistrikan dapat beroperasi secara normal.

“Kalau di luar waktu beban puncak tidak ada masalah. Suplai daya masih mencukupi untuk seluruh wilayah Gayo Lues. Defisit hanya terjadi saat menjelang malam dan pagi hari,” katanya.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman tersebut.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gayo Lues atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Kami terus berupaya agar kondisi kelistrikan di Kabupaten Gayo Lues dapat segera kembali normal,” ujar Isnan. (J.Porang) 

Berita Terkait

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Camat Lamba Leda Utara Minta Maaf pada BNPB, Luruskan Polemik Bantuan Gempa NTT
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Tak Ada Kata Selamat Tinggal, Teuku Andie Pergi Setelah Hampir Satu Dekade Tanpa Kabar
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru