GAYO LUES, 12 Agustus 2026 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, peserta didik SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, meningkatkan intensitas latihan drumband. Persiapan itu dilakukan untuk menghadapi rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus 2026.
Latihan berlangsung di lingkungan sekolah, Rabu (12/8/2026), dengan melibatkan para siswa yang tergabung dalam tim drumband. Mereka berlatih memainkan sejumlah instrumen, terutama alat perkusi, sembari menjaga irama dan formasi barisan.
Di bawah arahan pembina, para peserta terus mengasah ketepatan langkah, kekompakan, serta koordinasi antarpemain. Setiap gerakan harus dilakukan secara serentak agar penampilan tidak hanya terdengar harmonis, tetapi juga terlihat rapi ketika tampil di hadapan masyarakat.
Bagi sekolah, latihan drumband tidak semata-mata menjadi persiapan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembentukan karakter siswa melalui disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.
SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah yang diandalkan masyarakat Gayo Lues sejak berdiri pada 2004. Sekolah tersebut berkembang sebagai salah satu pelopor pendidikan unggulan di daerah itu dan aktif mendorong peserta didiknya berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Sejumlah prestasi disebut telah diraih hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional, antara lain melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional Sekolah itu juga memiliki tenaga pendidik yang meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Kepala SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon, Abu Rahman, M.Pd., memberikan dukungan terhadap kegiatan pengembangan bakat siswa, termasuk melalui kegiatan drumband. Persiapan menghadapi peringatan kemerdekaan menjadi bagian dari upaya sekolah membangun pengalaman siswa di luar kegiatan pembelajaran di kelas.
Latihan yang dilakukan secara rutin diharapkan tidak hanya menghasilkan penampilan yang baik pada momentum 17 Agustus, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam diri peserta didik. Disiplin menjaga tempo, mengikuti aba-aba, mempertahankan formasi, dan bekerja sebagai satu tim menjadi pelajaran yang melekat selama proses latihan.
Dengan semangat disiplin dalam langkah, harmoni dalam irama, prestasi untuk bangsa, para siswa SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon terus mematangkan persiapan. Dari lapangan sekolah, mereka tidak sekadar berlatih memainkan musik, tetapi juga belajar bahwa sebuah penampilan yang kuat lahir dari kerja sama, ketekunan, dan kesiapan setiap individu menjalankan perannya. (J.Porang)




































