Ketua Harian DPN PERMAHI Hajar Pernyataan Mentan: Jangan Bikin Publik Aceh Salah Paham Soal Rp2,5 Triliun

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:45 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Polemik pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengenai dukungan anggaran Rp2,5 triliun untuk pemulihan sektor pertanian Aceh mendapat sorotan dari Ketua Harian DPN PERMAHI, Rifqi Maulana, S.H.

Rifqi menilai pemerintah pusat perlu menyampaikan informasi anggaran secara utuh, transparan, dan berbasis data agar tidak menimbulkan persepsi seolah-olah Pemerintah Aceh memegang atau mengelola langsung dana Rp2,5 triliun tersebut.

“Kalau disebut Rp2,5 triliun untuk Aceh, publik tentu akan memahami bahwa uang sebesar itu masuk dan dikelola Pemerintah Aceh. Padahal berdasarkan klarifikasi Sekda Aceh, konstruksinya tidak demikian. Dari total tersebut, sekitar Rp2 triliun berada pada Satker Pusat dan balai di bawah Kementerian Pertanian, sementara yang berada pada Satker daerah untuk Pemerintah Aceh hanya Rp9,7 miliar,” kata Rifqi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perbedaan antara anggaran untuk Aceh dan anggaran yang dikelola Pemerintah Aceh merupakan hal mendasar dalam administrasi pemerintahan dan pengelolaan keuangan negara.

“Ini bukan persoalan kecil. Angka Rp2,5 triliun sangat besar. Ketika angka itu disampaikan tanpa menjelaskan siapa pengelolanya, melalui mekanisme apa, dan berada di mana anggarannya, masyarakat bisa mendapatkan pemahaman yang keliru. Karena itu, Menteri harus memberikan penjelasan yang presisi,” tegasnya.

Rifqi menyebut klarifikasi Pemerintah Aceh justru menunjukkan bahwa polemik tersebut seharusnya diselesaikan dengan data, bukan retorika.

Berdasarkan penjelasan Sekda Aceh Muhammad Nasir, dari Rp515 miliar yang berada pada Satker daerah, alokasi untuk Pemerintah Aceh sebesar Rp9,7 miliar dan pemerintah kabupaten/kota sebesar Rp505,3 miliar. Dana tersebut juga disebut tidak ditempatkan di kas Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota, melainkan berada pada KPPN Banda Aceh di bawah Kementerian Keuangan.

Sementara sekitar Rp2 triliun lainnya berada pada Satker Pusat dan balai Kementerian Pertanian untuk berbagai program, termasuk pengadaan alat dan mesin pertanian serta penyediaan benih dan bibit komoditas pertanian dan perkebunan.

“Jadi mari kita bedakan antara pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk Aceh dengan Pemerintah Aceh menerima dan mengelola anggaran tersebut. Dua hal ini secara hukum administrasi pemerintahan jelas berbeda,” ujar Rifqi.

Jangan Lempar Bola ke Pemerintah Aceh

Ketua Harian DPN PERMAHI itu juga meminta Mentan tidak menjadikan Pemerintah Aceh sebagai pihak yang seolah-olah harus mempertanggungjawabkan keseluruhan angka Rp2,5 triliun apabila sebagian besar anggaran tersebut berada dalam kewenangan Satker pusat dan balai Kementerian Pertanian.

“Kalau anggarannya berada di pusat, maka pertanggungjawaban administratifnya juga harus jelas di pusat. Jangan sampai narasi yang muncul justru membuat publik berpikir Pemerintah Aceh menerima uang Rp2,5 triliun lalu tidak tahu penggunaannya. Itu tidak fair,” katanya.

Menurut Rifqi, pemerintah pusat dan pemerintah daerah seharusnya berada dalam satu barisan untuk mempercepat pemulihan Aceh pascabencana, khususnya sektor pertanian yang terdampak.

Ia menilai perdebatan angka seharusnya tidak menghilangkan substansi utama, yakni memastikan petani Aceh benar-benar mendapatkan manfaat dari program pemulihan tersebut.

“Yang paling penting bukan siapa yang paling banyak bicara soal angka, tetapi siapa yang memastikan petani mendapatkan bantuan, sawah kembali produktif, bibit tersedia, alat mesin pertanian sampai kepada kelompok tani, dan kerusakan akibat bencana benar-benar dipulihkan,” tegasnya.

Mentan Diminta Buka Data Secara Terang

Rifqi juga meminta Kementerian Pertanian membuka data secara lebih rinci mengenai Rp2,5 triliun tersebut, mulai dari sumber anggaran, nomenklatur program, lokasi kegiatan, satuan kerja pelaksana, penerima manfaat, hingga realisasi anggarannya.

“Kalau memang Rp2,5 triliun itu benar untuk pemulihan pertanian Aceh, buka datanya. Berapa untuk benih, berapa untuk alat mesin pertanian, berapa untuk rehabilitasi lahan, berapa yang sudah terealisasi, siapa penerimanya, dan melalui satker mana. Dengan begitu tidak ada lagi polemik,” katanya.

Ia menegaskan transparansi bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah pusat, melainkan bagian dari prinsip good governance dan akuntabilitas publik.

“PERMAHI tidak sedang membela pemerintah daerah secara membabi buta. Kami membela prinsip hukum, akuntabilitas anggaran, dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar,” ujar Rifqi.

Ia pun meminta semua pihak menahan diri dari pernyataan yang dapat memperkeruh hubungan pusat dan Aceh.

“Jangan sampai angka Rp2,5 triliun menjadi bola liar yang justru menciptakan konflik persepsi antara Jakarta dan Aceh. Aceh membutuhkan solusi, bukan perang narasi,” pungkasnya.

Rifqi menutup dengan satu pesan tegas: setiap rupiah anggaran negara untuk Aceh harus jelas sumbernya, jelas pengelolanya, jelas penerimanya, dan jelas manfaatnya bagi rakyat. (*)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pertanian dan Infrastruktur Irigasi, DPW TMI Aceh Bersama DPD Se-Aceh Audiensi dengan BWS Sumatera I
Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Miliaran Rupiah Dana Desa Tetingi Kecamatan Pantan Cuaca Mengalir Tiap Tahun, Anggaran Pipanisasi dan Jalan Kini Dipertanyakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

DPC ASWIN Gayo Lues Bahas Konsolidasi Organisasi, Legalitas, dan Profesionalisme Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Quick Response Brimob Aceh Evakuasi Korban Kecelakaan Tunggal di Seukulen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Tugu Kota Blangkejeren demi Wujudkan Kota Tertib dan Bersih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:34 WIB

Wapres Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Diusulkan untuk Pembangunan Permanen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Wakil Presiden Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:22 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues, Pemerintah Percepat Perbaikan Infrastruktur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.