Suka Makmue — Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya dalam upaya memulihkan sektor pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025 lalu.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh Pemkab Nagan Raya yakni mengusulkan rehabilitasi 129 hektare lahan sawah yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut kepada Kementerian Pertanian (Kementan).
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Nagan Raya, Ali Sadikin, didampingi Sekretaris Agus, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung sekaligus mengawal berbagai upaya pemerintah dalam mengembalikan produktivitas lahan pertanian masyarakat.
“Kami dari DPD Tani Merdeka Indonesia siap mendukung dan mengawal langkah Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. Usulan rehabilitasi 129 hektare lahan sawah ini merupakan langkah penting demi keberlangsungan usaha tani dan kesejahteraan para petani,” ujar Ali Sadikin kepada media, Rabu (13/8/2026).
Menurut Ali Sadikin, usulan rehabilitasi lahan sawah tersebut telah disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya kepada Kementerian Pertanian.
“Kami siap mengawal proses ini demi kepentingan para petani yang ada di Kabupaten Nagan Raya. Harapan kami, usulan tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat sehingga lahan pertanian masyarakat dapat segera kembali produktif,” kata Ali Sadikin yang juga merupakan Anggota DPRK Nagan Raya.
Ia menambahkan, pemulihan lahan sawah tidak hanya berkaitan dengan kondisi lahan, tetapi juga harus didukung dengan sistem irigasi yang memadai. Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi sangat penting agar lahan sawah yang telah direhabilitasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
“Harapan kami, lahan sawah yang terdampak dapat difungsikan kembali dengan baik. Namun, persoalan irigasi juga harus menjadi perhatian serius. Kalau irigasinya tidak tertangani dengan baik, tentu akan berpengaruh terhadap produktivitas pertanian,” jelasnya.
Ali Sadikin menegaskan, DPD TMI Nagan Raya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia di tingkat nasional, guna mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian di Nagan Raya.
“Kami akan terus berkoordinasi dan menyampaikan aspirasi para petani, baik di tingkat daerah maupun nasional. Intinya, kami ingin memastikan kepentingan dan kebutuhan petani benar-benar mendapat perhatian,” pungkasnya.
Pemkab Nagan Raya Terus Dorong Pemulihan Pertanian
Secara terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya melakukan pemulihan terhadap sektor pertanian yang terdampak bencana.
Upaya rehabilitasi lahan sawah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas pertanian masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Nagan Raya.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPD Tani Merdeka Indonesia, diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun kembali sektor pertanian Nagan Raya yang lebih tangguh dan produktif. (*)





































