HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Arief Martha Rahadyan Ajak Generasi Muda Hormati Pejuang

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:01 WIB

50235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, bangsa Indonesia kembali diingatkan bahwa kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pejuang yang mempertaruhkan tenaga, waktu, bahkan nyawa demi tegaknya Indonesia.

Momentum Hari Veteran Nasional menjadi pengingat untuk memberikan penghormatan kepada para veteran yang telah mengabdikan masa mudanya bagi kemerdekaan, kedaulatan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh nasional Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., menyampaikan apresiasi dan penghormatan mendalam kepada seluruh veteran serta keluarga pejuang di seluruh Indonesia.

Di balik Merah Putih yang berkibar hari ini, ada keberanian dan pengorbanan yang tidak ternilai. Kita tidak boleh melupakan mereka yang telah membuka jalan bagi generasi sekarang untuk menikmati kehidupan dalam sebuah negara yang merdeka,” ujar Arief.

Penghormatan terhadap veteran harus diwujudkan dengan cara meneruskan nilai perjuangan melalui kerja keras, kejujuran, persatuan, serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.dan Arief mengajak generasi muda menjadikan pengalaman para veteran sebagai teladan dalam membangun masa depan Indonesia.

Selagi para veteran masih bersama kita, mari dengarkan kisah mereka, hormati pengabdiannya dan berikan perhatian yang layak. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai orang-orang yang telah berjuang untuk kelahirannya,” katanya.

Selamat Hari Veteran Nasional. Terima kasih atas pengabdian yang tidak akan pernah terhapus oleh waktu. Perjuangan mereka adalah warisan bagi kita, dan menjaga Indonesia tetap kuat adalah cara terbaik untuk menghormatinya,” tutup Arief. (*) 

Berita Terkait

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?
Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama
Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan
Impunitas di Balik Seragam: Keadilan yang Terampas dalam Kasus Andrie Yunus
Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas
Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal
Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB