Tokoh Muda Barsela. Angkat Bicara Terkait Berhentinya Tambang Emas Di Aceh.

Redaksi

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 02:40 WIB

50359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Suka Makmue : Terkait maraknya kontroversi antara masyarakat dan Pemerintah Aceh tentang penertiban Pertambangan Emas Ilegal (PETI) Neldi Isnayanto dengan sapaan akrab Abu Nagan dan juga Tokoh Muda Barat Selatan Aceh (Barsela ) angkat bicara.

“Soal PETI dapat dilanjutkan saja selama atas kepentingan ekonomi Rakyat lemah, namun demikian nantinya kalau regulasi sudah dapat dengan mudah di urus kelompok penambang, tentunya juga harus di ikuti dan patuh” Kata Neldi.Kepada media ini lewat WhatsApp. Minggu, 5/10/2025.

“Kedaulatan Rakyat di atas segalanya, justru kegitan ini meringankan beban pemerintah dalam rangka penekanan angka pengangguran dan inflasi ekonomi”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak sektor ekonomi tumbuh berkembang dengan adanya aktivitas pertambangan ini” Ucapnya.

Lanjut Neldi dengan sapaan akrab Abu Nagan, mengajak sama sama kita hitung saja dalam 1 team terdapat 7 sampai dengan 10 Kepala Keluarga yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mereka mendapatkan upah setiap hari mulai 200.000 s.d 500.000 per hari, bahkan saya dengar sampai 1.000.000/ KK setiap hari.

Penambangan emas di Aceh sudah dilakukan sejak lama, bahkan menjadi salah satu komoditas perdagangan yang maju. dan Ini pertumbuhan iklim ekonomi luar biasa menurut saya” tambah Neldi Isnayanto

“memang harus kita akui ada undang undang yang dilanggar, tapi ada kepentingan yang lebih besar untuk hajat hidup rakyat banyak”

“Inilah kebijakan dan kebijaksanaan Negara kita dan Pemimpin kita”

Sekali lagi harapan saya Pemerintah Aceh segera bentuk tim fasilitasi Perizinan termasuk didalam nya ada Bupati/Walikota agar supaya mempercepat proses Regulasi dan memudahkan Masyarakat untuk mengurus izin tambang, dengan demikian tidak perlu harus berhenti lebih dahulu” tutup Neldi Isnayanto, A. Ma., S. Sos.

Secara terpisah, media ini mencoba untuk minta tanggapan terkait hal pertambangan emas, dengan salah satu LSM yang ada di Kabupaten Nagan Raya yakni Lembaga Swadaya Masyarakat Rimung Kila Center Atjeh ( LSM – RKCA ) .

Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Rimung Kila Center Aceh (LSM-RKCA), Agussalim atau yang akrab disapa Cek Guh Rimung Kila, Ia menyampaikan menyampaikan secara singkat dan menyoroti nasib ribuan ibu-ibu dan kaum pemuda yang bekerja mencari nafkah dari “meu indang emas” (mendulang emas) selama ini.

“Ribuan ibu-ibu dan pemuda tak kuasa menahan air mata. Karena tambang emas yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi keluarga kini terancam berhenti total,” kata Cek Guh Rimung Kila yang juga seorang Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Untuk itu, Cek Guh Rimung Kila menambahkan, agar Pemerintah Aceh dengan segera untuk mencari solusi demi Rakyat Aceh dan para Wakil Rakyat jangan duduk diam saja. Jangan takut bela rakyat,karna bapak / Ibu dipilih oleh Rakyat. juga Bupati /Wali Kota. Tegas Cek Guh Rimung Kila. ( Red )

Berita Terkait

Pemkab Nagan Raya Percepat Finalisasi Kajian Pendirian BUMD Pangan dan Energi
Bupati TRK Lantik 6 Kepala Sekolah dan 5 Pejabat Fungsional. Ini Nama Namanya
Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton
Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal
Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak
Komunitas Atraksi Singa Nagan Dukung Investasi Rp 200 Triliun, Optimis Tatap Prospek Masa Depan Nagan Raya
Asah Ketangkasan dan Kedisiplinan, Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS
Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:15 WIB

Laboratorium Komputer SD Muara Situlen Agara Beralih Fungsi jadi Gudang Proyek Revitalisasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Beasiswa PIP Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Jun 2026 - 11:35 WIB