Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:52 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Aceh - Indonesia. April 14, 2025.

Employees (PNS) attend the routine Monday morning assembly in the yard of the Aceh governor's office.

Banda Aceh, Aceh - Indonesia. April 14, 2025. Employees (PNS) attend the routine Monday morning assembly in the yard of the Aceh governor's office.

BANDA ACEH |  Pemerintah Aceh menegaskan bahwa dukungan senilai Rp2,5 triliun dari Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana banjir besar bukan transfer dana tunai ke kas Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota. Penegasan ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis (6/8/2026).

Menurut Nurlis, bantuan yang dimaksud oleh Kementerian Pertanian tersebut disalurkan dalam bentuk program dan kegiatan. Berbagai bentuk dukungan yang diberikan antara lain rehabilitasi sawah, optimalisasi lahan, bantuan alat dan mesin pertanian, serta penyediaan benih yang langsung diterima oleh para petani di lapangan.

Nurlis menjelaskan bahwa pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya mendapat perhatian luas sehingga diperlukan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa substansi dukungan yang disampaikan Menteri Pertanian adalah benar, namun dalam pelaksanaannya, alokasi anggaran dilakukan melalui beberapa satuan kerja Kementan dan pemerintah daerah, sesuai ketentuan pengelolaan keuangan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Nurlis menyatakan alokasi anggaran bantuan program pemulihan sektor pertanian sekitar Rp2,5 triliun memang benar adanya dan telah diinformasikan di situs resmi Kementerian Pertanian. Namun, sesuai mekanisme, dana tersebut tidak seluruhnya berbentuk transfer tunai ke kas Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota, melainkan berada di bawah pengelolaan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Pelaksanaan program tetap diawasi secara ketat untuk memastikan manfaat yang diterima langsung oleh para petani dan pelaku sektor pertanian terdampak bencana.

Pemerintah Aceh menyambut positif dukungan dan saran yang diberikan Kementerian Pertanian dalam upaya mempercepat pemulihan sawah dan kebun yang terdampak banjir. Upaya ini diharapkan dapat memperbaiki produktivitas sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan di Aceh pascabencana. esclarece (*)

Berita Terkait

Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni
Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT
Pembangunan Jalan Kota Bahagia Mangkarat: SMPA Kecam Sikap DPRK yang Dinilai Tutup Mata dan Uji Kesabaran Rakyat
Daniel Abdul Wahab Kembali Nahkodai RAPI Kota Banda Aceh, Muswil VIII Berlangsung Sukses
Hak rakyat dan Kelestarian Lingkungan terancam, Ketua Umum IMPS gaungkan penolakan tambang di Samadua

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:08 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Dukung Kebijakan BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:32 WIB

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Bank Aceh Syariah Perkuat Komitmen untuk Nagan Raya melalui Dividen dan Dana Zakat Rp2 Miliar Lebih

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:37 WIB

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Daniel Abdul Wahab Kembali Nahkodai RAPI Kota Banda Aceh, Muswil VIII Berlangsung Sukses

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Nahkoda Baru untuk Periode Berikutnya, Daniel Abdul Wahab Kembali Pimpin RAPI Kota Banda Aceh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Berita Terbaru