Wapres Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Diusulkan untuk Pembangunan Permanen

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:34 WIB

50334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Wakil Presiden Republik Indonesia kembali meninjau sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh, termasuk Kabupaten Gayo Lues, untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai harapan pemerintah pusat. Dalam kunjungan kedua kalinya pada Kamis (6/8/2026), Wapres bersama Wakil Gubernur Aceh dan jajaran pemerintah daerah meninjau pembangunan jembatan perintis yang tengah digarap TNI di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang.

Kunjungan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan usulan pembangunan lima jembatan permanen kepada Wapres, yaitu jembatan Aih Bobo, Kendawi, Pintu Rime, Rerebe, dan Rikit Gaib. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyatakan setelah usulan diterima, Wapres berjanji akan menindaklanjuti pembangunan kelima jembatan itu ke Kementerian PUPR agar dapat segera direalisasikan.

Saat kunjungan berlangsung, Wapres juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat pemerintah daerah terhadap seluruh pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia menekankan bahwa sejumlah kementerian dan lembaga terkait sedang bergerak bersama memastikan setiap proyek pemulihan di Gayo Lues berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, melaporkan kepada Wapres bahwa progres pembangunan jembatan Kendawi telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Agustus, sehingga dapat dioperasikan sehari kemudian. Pihak Kodim juga sedang mengerjakan total 56 titik jembatan di daerah tersebut, termasuk 51 jembatan gantung perintis, dua jembatan beton yang sudah selesai, dan tiga jembatan aramco, dengan dua di antaranya telah selesai dan satu lagi akan selesai dalam waktu dekat.

Dandim menambahkan, seluruh jembatan gantung yang dibangun dapat dilalui sepeda motor, sementara beberapa jembatan beton dan aramco sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Pemerintah menargetkan sekitar 20 jembatan gantung rampung sebelum peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang, sebagai bagian dari percepatan pemulihan akses dan infrastruktur masyarakat terdampak bencana di Gayo Lues.  (Abdiansyah)

Berita Terkait

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video
Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam
Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi
Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan
Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas
Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh
Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi
Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:23 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru