GAYO LUES — Wakil Presiden Republik Indonesia kembali meninjau sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh, termasuk Kabupaten Gayo Lues, untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai harapan pemerintah pusat. Dalam kunjungan kedua kalinya pada Kamis (6/8/2026), Wapres bersama Wakil Gubernur Aceh dan jajaran pemerintah daerah meninjau pembangunan jembatan perintis yang tengah digarap TNI di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang.
Kunjungan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan usulan pembangunan lima jembatan permanen kepada Wapres, yaitu jembatan Aih Bobo, Kendawi, Pintu Rime, Rerebe, dan Rikit Gaib. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyatakan setelah usulan diterima, Wapres berjanji akan menindaklanjuti pembangunan kelima jembatan itu ke Kementerian PUPR agar dapat segera direalisasikan.
Saat kunjungan berlangsung, Wapres juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat pemerintah daerah terhadap seluruh pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia menekankan bahwa sejumlah kementerian dan lembaga terkait sedang bergerak bersama memastikan setiap proyek pemulihan di Gayo Lues berjalan optimal.
Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, melaporkan kepada Wapres bahwa progres pembangunan jembatan Kendawi telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Agustus, sehingga dapat dioperasikan sehari kemudian. Pihak Kodim juga sedang mengerjakan total 56 titik jembatan di daerah tersebut, termasuk 51 jembatan gantung perintis, dua jembatan beton yang sudah selesai, dan tiga jembatan aramco, dengan dua di antaranya telah selesai dan satu lagi akan selesai dalam waktu dekat.
Dandim menambahkan, seluruh jembatan gantung yang dibangun dapat dilalui sepeda motor, sementara beberapa jembatan beton dan aramco sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Pemerintah menargetkan sekitar 20 jembatan gantung rampung sebelum peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang, sebagai bagian dari percepatan pemulihan akses dan infrastruktur masyarakat terdampak bencana di Gayo Lues. (Abdiansyah)



































