DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:32 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, yang menegaskan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak diperbolehkan menggunakan Minyakita, beras SPHP, maupun gas LPG 3 kilogram (gas melon) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, mengatakan kepada media ini Rabu,5/8/2026 kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat karena komoditas tersebut merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Minyakita, beras SPHP, dan gas LPG 3 kilogram adalah barang subsidi yang disediakan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, kami mendukung penuh arahan Pak Sudaryono agar barang-barang tersebut tidak digunakan dalam operasional Program MBG,” ujar Cut Muhammad,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penggunaan barang subsidi di luar peruntukannya berpotensi mengurangi hak masyarakat miskin yang selama ini bergantung pada bantuan pemerintah. Oleh sebab itu, seluruh pengelola SPPG diharapkan mematuhi ketentuan yang telah disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional.

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh juga menyatakan akan ikut melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan kebijakan tersebut dijalankan dengan baik oleh seluruh pengelola SPPG di Aceh.

“Kami akan terus memantau pelaksanaannya agar seluruh pengelola SPPG benar-benar mematuhi arahan yang telah disampaikan oleh Pak Sudaryono. Program MBG harus berjalan dengan baik tanpa mengganggu ketersediaan barang subsidi bagi masyarakat yang berhak menerimanya,” tegas Cut Muhammad.

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh berharap kebijakan tersebut dapat menjaga ketepatan sasaran penyaluran barang subsidi sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis pemerintah. (*)

Berita Terkait

DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Dukung Kebijakan BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
Bank Aceh Syariah Perkuat Komitmen untuk Nagan Raya melalui Dividen dan Dana Zakat Rp2 Miliar Lebih
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni
Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT
Pembangunan Jalan Kota Bahagia Mangkarat: SMPA Kecam Sikap DPRK yang Dinilai Tutup Mata dan Uji Kesabaran Rakyat
Daniel Abdul Wahab Kembali Nahkodai RAPI Kota Banda Aceh, Muswil VIII Berlangsung Sukses
Hak rakyat dan Kelestarian Lingkungan terancam, Ketua Umum IMPS gaungkan penolakan tambang di Samadua

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:09 WIB

Dandim Abdya Tegas: Prajurit Terlibat Narkoba Akan Dipecat

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:39 WIB

Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Kagum Lihat Antusias Pelajar Sambut Penutupan TMMD

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB

Penampilan Spektakuler Pelajar dan TNI Warnai Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Pencak Silat Militer Yon TP 958/RM Curi Perhatian pada Penutupan TMMD ke-128 Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:07 WIB

Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB

Kapok Sahli Pangdam IM: TNI Hadir Membantu Kesulitan Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Brigjen TNI Mahesa Bersama Dansatgas TMMD Serahkan Bantuan kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:35 WIB

Sembako Murah Jadi Daya Tarik Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya

Berita Terbaru