Munyerah Murid Ku Tengku Guru Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Asal Kabupaten Bener Meriah

J.PORANG

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:50 WIB

502,047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah. Baranewsaceh.co –
Prosesi adat Gayo Munyerah ni murid ku tengku guru, akhirnya mendapat pengakuan legitimasi secara nasional, setelah diputuskan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Hotel Aston Priority Simatupang & Conference Center, Jakarta, Jumat 3 Juli 2026

Sebelumnya Dinas pendidikan Bener Meriah melalui bidang kebudayaan beserta para maestro bahasa dan budaya Gayo mengajukan ritual adat munyerah ni murid ku tengku guru sebagai warisan budaya takbenda asal kabupaten Bener Meriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melalui proses dan verifikasi yang panjang, apa yang selama ini menjadi keinginan dari masyarakat Bener Meriah, akhirnya dapat terwujud.
Plt. Kepala dinas pendidikan kabupaten Bener Meriah Saidi. M. Nurdin, S.Pd.M.Pd saat di konfirmasi media ini, turut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pengajuan penyerahan murid ku tengku guru, sehingga di tetapkan sebagai warisan budaya takbenda asal kabupaten Bener Meriah. Semoga ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, mengingat tradisi dan ritual adat ini merupakan warisan budaya yang sudah ada sejak dahulu kala.

Senada diatas Maestro bahasa dan budaya Gayo Bener Meriah Turham. Ag menjelaskan. Munyerahen murid ku tengku guru, adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap keberadaan dan kelangsungan dunia pendidikan. Selain itu Ia juga menjelaskan tentang ikatan kekerabatan dan silaturahmi antara wali atau orang tua dengan guru yang mewakili pihak sekolah. Sementara tujuan dari prosesi adat ini adalah untuk membangun ikatan spritual, restu, dan komunikasi edukatif antar orang tua, murid dan guru.

Turham berharap agar seluruh sekolah yang ada di kabupaten Bener Meriah, dapat melaksanakan kegiatan ini, karena menjalankan tradisi ini adalah merawat budaya, menguatkan tradisi dan adat istiadat melalui lembaga pendidikan. Tutupnya. Minggu (5/7/2026). (Dani)

Berita Terkait

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri
Pengajian Galon Kupi ke-47 Berakhir Khidmat, Hadiah dan Kepedulian Warnai Penutupan
Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Gayo Lues, Paskibraka Diharapkan Jadi Generasi Teladan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:03 WIB

114 Warga Binaan Lapas Blangkejeren Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Enam Pejabat Baru Dilantik, Wakil Bupati Gayo Lues Tekankan Tanggung Jawab Jabatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kampung Pertik Kecamatan Pining Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Pemerintah Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81

Berita Terbaru