Satu Warga Nagan Raya Kurang Mampu  Berobat Anak Bocor Jantung Harapkan Pemkab Dan Para Dermawan Bisa Dibantu 

Redaksi

- Redaksi

Minggu, 12 Mei 2024 - 12:26 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya- Aceh : Seorang bocah berusia 1 tahun, bernama Muhammad Abiyan warga Desa Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, mengalami bocor jantung dan kini sangat membutuhkan bantuan dari Pemkab Nagan Raya maupun dari dermawan.

Pasalnya, anak kandung dari keluarga Kurang mampu, yakni Faisal ( 30 ) dan Maulidia ( 25 ) tersebut hendak dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita, di Jakarta untuk menjalani operasi bocor jantung yang dialaminya sejak dari lahir.

Ibu kandung Abiyan, Maulidia mengatakan anak nya mengalami kondisi bocor jantung awalnya diketahuinya setelah diberitahukan oleh Hasil pemeriksaan Dari Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di usia 10 bulan Abiyan sudah kami bawa berobat ke RSU ZA Banda Aceh untuk Rawat inap dan bahkan sudah tiga kali Konsul berobat disana, namun hasilnya tidak ada perubahan sama sekali,” ungkap Faisal ayah Dari Abiyan anak yang mengalami jantung bocor saat ditemui wartawan, Minggu ( 12/05/2024).

Menurut keterangan dokter spesialis yang menangani Abiyan RSUZA Banda Aceh, kata Faisal anaknya tersebut mengalami PJB TOF Dalam bahasa Kedoktoran Anak saya mengalami Tetralogi Fallot yang dimana kondisi anak mengalami Kombinasi dari empat cacat jantung yang hadir pada saat lahir.

“Kalau makan dan minum Abiyan mau, akan tetapi keluhannya anak saya ini tidak tumbuh dan berkembang, karena kondisi penyakit bocor jantung yang dialaminya,” ujarnya.

Saat ini, tambah Faisal, anak laki laki nya Abiyan itu harus nya segera dirujuk ke RS Harapan Kita di Jakarta untuk menjalani operasi bocor jantung yang dialaminya.

Sementara, untuk berobat ke Jakarta,Kami sangat tidak punya biaya untuk pergi ke jakarta untuk membawa anak kami.

Sementara, untuk berobat ke Jakarta, keluarga Kurang mampu tersebut terkendala dengan biaya yang terlalu besar. Terutama biaya transportasi, akomodasi dan makan minum selama di Jakarta.

Apalagi, suaminya sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan dan dari hasil pendapatan kerja suaminya itu pun belum mampu membiayai biaya operasi bocor jantung anaknya ke Jakarta.

“Pengalaman banyak orang yang sudah-sudah berobat ke Jakarta, sampai 1 bulan disana. Jadi kami tidak punya biaya, sementara anak kami ini dalam waktu dekat menunggu jadwal menjalani operasi di RS Harapan Kita di Jakarta,” ungkap Maulidia dengan raut wajah sedih.

Karena itu, demi kesembuhan si buah hati, Maulidia sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah Nagan Raya khususnya para dermawan yang terketuk pintu hatinya berniat meringankan beban keluarganya tersebut.

“Harapan Maulidia ibu Abiyan untuk anak nya , kami sangat butuh bantuan untuk biaya operasi Abiyan ke Jakarta. Jika ada dermawan yang memberikan bantuan, kami ucapan terimakasih banyak. Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka,” ucapnya. (*)

Berita Terkait

Kemenag dan BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Nagan Raya
RAPI Wilayah Nagan Raya Apresiasi Capaian Opini WTP ke-18 Pemkab Nagan Raya
Semangat Kebangsaan Menggema, Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Nagan Raya, Bupati TRK Soroti Kekuatan Keberagaman Indonesia
Hery Yanda Ketua Komisi 1 DPRK Nagan Raya.Dukung Penuh Investasi Rp200 Triliun, Minta Oknum Luar Tak Giring Opini Negatif Kepada Masyarakat
Fraksi Partai GOLKAR Apresiasi Bupati TRK, ajak Masyarakat Dukung Investasi Rp 200 Triliun
Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Pemkab Nagan Raya Gelar Pawai Takbiran, Bupati TRK Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru