HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Bupati TRK Buka MPLS Sekolah Rakyat, 330 Siswa Siap Tempuh Pendidikan Gartis Berasrama

Redaksi

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:29 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR Keumangan, S.H., M.H., secara resmi membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Nagan Raya Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Gedung Sekolah Rakyat, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Jumat (31/7/2026).

Sebelum membuka kegiatan, Bupati yang akrab disapa TRK melakukan prosesi peusijuek (tepung tawar) gedung Sekolah Rakyat sebagai ungkapan rasa syukur atas dimulainya proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati TRK menyampaikan bahwa hari tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Nagan Raya karena dipercaya sebagai salah satu daerah penyelenggara Program Sekolah Rakyat, sebuah program strategis nasional yang diinisiasi Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat,” ujar TRK.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya memiliki fasilitas lengkap dan modern dengan sistem boarding school (asrama) yang didedikasikan sepenuhnya bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

“Pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Nagan Raya untuk meraih pendidikan terbaik, dan menjadi generasi emas Indonesia yang unggul berdaya saing, serta berakhlak mulia,” katanya.

Kepada seluruh peserta didik, TRK berpesan agar memanfaatkan MPLS sebagai momentum untuk saling mengenal, beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun persahabatan, serta menjalin kedekatan dengan para guru, wali asuh, dan pengasuh asrama.

Ia juga mengingatkan para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh karena kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan peluang emas yang belum pernah dirasakan generasi sebelumnya.

“Maka dari itu, manfaatkanlah kesempatan ini dengan belajar secara sungguh-sungguh untuk menggapai cita-cita anak-anakku sekalian,” harapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati TRK mengapresiasi para orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Sekolah Rakyat.

“Percayalah, di tempat ini anak-anak kita akan memperoleh pendidikan terbaik. Seluruh kebutuhan pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, pembinaan karakter hingga pengembangan potensi diri akan dipenuhi secara optimal tanpa dipungut biaya,” imbuhnya.

Usai membuka MPLS, Bupati TRK secara simbolis mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan siswa, yakni Muhammad Furqan dari Kecamatan Kuala mewakili jenjang SD, Sandrian dari Kecamatan Darul Makmur mewakili jenjang SMP, serta Arifa Humaira dari Kecamatan Seunagan Timur mewakili jenjang SMA.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Ali Munir, S.E., M.M.Ak., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 sebanyak 330 orang.

“Jumlah tersebut terdiri atas 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA asal Kabupaten Nagan Raya, serta 60 siswa titipan Sekolah Rakyat rintisan dari Kabupaten Aceh Selatan,” sebutnya.

Menurut Ali Munir, seluruh siswa berasal dari 10 kecamatan di Kabupaten Nagan Raya yang masing-masing mengirimkan perwakilannya, ditambah peserta didik dari Kabupaten Aceh Selatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan berbagai pihak yang telah berkontribusi mulai dari proses pembangunan hingga terselenggaranya MPLS.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga Sekolah Rakyat dapat melaksanakan MPLS pada hari ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI selaku PIC MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya Tahun Ajaran 2026/2027, R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajanto, mengapresiasi komitmen Bupati Nagan Raya yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Ini merupakan bukti cinta Bapak Bupati kepada anak-anak di Kabupaten Nagan Raya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan amanah Presiden Republik Indonesia untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang selama ini kurang mendapatkan kesempatan.

“Melalui Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak di desa memiliki kesempatan yang sama dan mampu bersaing dengan anak-anak di kota-kota besar,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi tata letak dan pemanfaatan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya oleh perwakilan PT Waskita Karya (Persero), Ir. Bayu Purnomo, S.T., M.T., serta sosialisasi Program Sekolah Rakyat kepada siswa dan orang tua oleh Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nagan Raya, Samsuardi, S.Pd.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama unsur Forkopimda, para siswa, serta seluruh tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Raja Sayang, unsur Forkopimda, Ketua MPU, MAA, MPD, Plt. Sekretaris Daerah beserta asisten, para staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, wali murid, serta sejumlah undangan lainnya. (*)

Berita Terkait

DPRK Nagan Raya Sampaikan Pendapat Banggar dan Pandangan Fraksi terhadap KUA-PPAS 2027
Petani Tiga Kecamatan Keluhkan Listrik Sering Padam, DTPHP Nagan Raya Diminta Cari Solusi
Listrik Kerap Padam, Ratusan Petani Nagan Raya Kecewa: Ketahanan Pangan Ikut Terganggu
Jamaluddin Idham Salurkan Bantuan Peralatan Perikanan untuk Nelayan Babah Lueng Penulisan
Ketua TP-PKK Nagan Raya Terima Penghargaan Pelestari Tradisi Kuliner Aceh di ACF 2026
Pemindahan Dapur MBG Ke Sekolah Dinilai Perlu Di Kaji
Yayasan Putri Ratu Naraya Tolak Wacana Pengalihan SPPG ke Kantin Sekolah
SPPG Seunagan Timur Aktif Dukung Program MBG, 2.566 Penerima Manfaat Terlayani

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:48 WIB

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng

Rabu, 16 September 2026 - 03:44 WIB

Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN

Rabu, 16 September 2026 - 03:41 WIB

Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan

Rabu, 16 September 2026 - 03:37 WIB

Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi

Rabu, 16 September 2026 - 03:28 WIB

Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terbaru