Satu Penumpang Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam Kecelakaan Pesawat Air India di Ahmedabad

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 10:44 WIB

50334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmedabad – Seorang penumpang selamat dalam kecelakaan tragis pesawat Air India di Ahmedabad, Kamis (12/6/2025), mengungkapkan kesaksiannya tentang peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya. Penumpang bernama Vishwash Kumar Ramesh, yang duduk di kursi 11A saat kejadian, kini tengah dirawat intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Meski mengalami cedera di bagian dada, mata, dan kaki, Ramesh dalam keadaan sadar dan mampu menceritakan kembali kronologi kecelakaan yang menggemparkan publik tersebut.

Ramesh mengisahkan bahwa hanya dalam waktu sekitar 30 detik setelah pesawat tinggal landas dari bandara Ahmedabad, ia mendengar suara keras yang tidak biasa. Tak lama setelah itu, ia merasakan guncangan hebat yang menyebabkan pesawat kehilangan kendali. Segala sesuatu terjadi dalam hitungan detik, dan situasi langsung berubah menjadi kekacauan total di dalam kabin. Menurut Ramesh, sebelum ia sempat memahami sepenuhnya apa yang sedang terjadi, pesawat sudah jatuh menghantam daratan.

Ketika ia sadar kembali, ia mendapati dirinya berada di tengah reruntuhan pesawat. Ia melihat jasad-jasad penumpang lain tergeletak di sekelilingnya. Dalam keadaan syok dan kesakitan, Ramesh memberanikan diri untuk bangkit. Dengan sisa tenaga, ia berlari menjauh dari lokasi kecelakaan sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh tim penyelamat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim medis rumah sakit setempat menyatakan bahwa meskipun Ramesh mengalami luka cukup serius, kondisinya kini stabil dan sadar. Ia juga terus memberikan informasi penting kepada otoritas terkait, yang dapat membantu mengungkap penyebab kecelakaan ini. Otoritas penerbangan India dan tim investigasi kecelakaan udara nasional telah dikerahkan ke lokasi untuk mengumpulkan data dan menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak maskapai Air India mengenai penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan awal menyebutkan kemungkinan adanya kegagalan teknis sesaat setelah lepas landas. Semua temuan masih dalam tahap investigasi dan akan diumumkan setelah penyelidikan selesai dilakukan.

Pemerintah India telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban dan berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh serta transparan. Vishwash Kumar Ramesh kini menjadi salah satu saksi kunci dalam tragedi ini, dan keberadaannya mendapat perhatian khusus dari otoritas karena keterangannya dianggap penting dalam mengungkap kronologi serta dugaan kelalaian atau kerusakan teknis yang menyebabkan kecelakaan.

Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan penerbangan di India dalam beberapa tahun terakhir dan memunculkan kembali kekhawatiran publik mengenai standar keselamatan penerbangan domestik di negara tersebut. Pemerintah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap armada dan sistem pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Worning Bagi Pemimpin Korupsi!!
Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Warga Agusen, Damkar Serta Relawan Bangun Kembali  Jembatan Gantung 
Uji Nyali di Atas Kabel, Kepala Dinas Damkar Gayo Lues Pastikan Jembatan Sementara Rampung 2 Hari
Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 
Akses Vital Lumpuh Diterjang Bencana, Pemkab Bener Meriah Kebut Pembukaan Jalan Muyang Kute – Pepedang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru