Warga Agusen, Damkar Serta Relawan Bangun Kembali  Jembatan Gantung 

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 19:48 WIB

50395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES. BARANEWS, 12 April 2026 — Bencana banjir yang menghanyutkan jembatan utama di Desa Anggusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, justru memantik semangat kebersamaan lintas elemen. Warga dan relawan bahu-membahu membangun jembatan darurat guna memulihkan akses vital yang sempat terputus total.

Pembangunan jembatan tersebut melibatkan personel Pemadam Kebakaran serta dukungan organisasi sosial seperti dan Abiya Jeunib Ustad Pane, dengan partisipasi aktif masyarakat setempat yang bergotong royong mempercepat proses pengerjaan.

Jembatan darurat yang dibangun menjadi penopang utama aktivitas warga. Selama beberapa waktu terakhir, putusnya akses akibat banjir telah menghambat mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat. Kehadiran jembatan sementara ini pun disambut sebagai solusi cepat di tengah keterbatasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Anggusen, Ramadan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak. Ia menilai kebersamaan tersebut menjadi kunci percepatan pemulihan kondisi desa pascabencana. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu. Dengan adanya jembatan darurat ini, akses masyarakat kini kembali terhubung,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam proses pembangunan, aspek keamanan turut menjadi perhatian. Sebelum jembatan difungsikan, Ramadan secara langsung menguji kekuatan tali baja penyangga dengan melintas sambil bergelantungan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan konstruksi cukup kokoh dilalui warga.

Meski jembatan darurat telah dapat digunakan, harapan akan pembangunan infrastruktur permanen tetap disampaikan. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan segera mengambil langkah lanjutan guna menghadirkan jembatan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Saat ini, aktivitas warga mulai berangsur normal. Arus pejalan kaki terlihat kembali ramai, meski masyarakat tetap diimbau berhati-hati, terutama saat cuaca tidak menentu yang berpotensi memicu kondisi darurat baru. (J.porang)

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan
LIRA Desak Hukum Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Gayo Lues, Sawah Jadi Ladang Pungli
Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
LIRA Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Ratusan Juta pada 32 Kelompok Tani di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru