HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

50300 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Tenggara bekerja sama dengan UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Aceh akan menggelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Aula Dinas Kesehatan Aceh Tenggara.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi para dokter ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam penanganan kasus-kasus hukum yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, termasuk penyusunan visum et repertum, penanganan kasus kekerasan seksual, hingga penyelesaian sengketa medis dan dugaan malpraktik.

Workshop yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut memberikan nilai 3 SKP Kementerian Kesehatan dan dapat diikuti secara gratis oleh peserta yang memiliki akun Pelataran Sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua IDI Cabang Aceh Tenggara, Dr.Ike Yoganita Bangun,Sp.B,FINACS, bersama Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Rosita Astuti, SSIT., M.Kes, mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Panitia menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang medikolegal dan forensik. Di antaranya dr. Kharmaedisyah Putra, Sp.OG (K), FMAS, S.H., M.H., FIHFAA, yang akan membawakan materi mengenai Open MIC terkait penyelesaian sengketa medis dan malpraktik.

Selain itu, dr. Adriansyah Lubis, M.Kes., M.Ked (For), Sp.FM dijadwalkan menyampaikan materi tentang penyusunan Visum Et Repertum, sementara dr. Reza Priatna, M.Kes., M.Ked (For), Sp.FM akan mengupas penanganan visum pada kasus kekerasan seksual.

Kegiatan ini akan dipandu oleh dr. Mardiana selaku moderator.

Panitia berharap workshop tersebut dapat memperkuat pemahaman para dokter terhadap aspek hukum dalam praktik kedokteran, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia pelaksana, yakni dr. Saidi Rijal, MKM dan Laila Syahfitri, A.Md.RMIK.

Dengan menghadirkan para pakar di bidangnya, workshop ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kapasitas tenaga medis di Aceh Tenggara dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks dan memiliki konsekuensi hukum yang tinggi.

(Red)

Berita Terkait

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:43 WIB

110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya

Senin, 28 September 2026 - 18:59 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Jumat, 25 September 2026 - 01:38 WIB

Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Berita Terbaru