Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Rabu 3 Juni 2026. |   Sejumlah kepala sekolah yang mendapat bantuan dana Revitalisasi dari ABPN 2026 korban bencana rehabilitasi sekolah baik SD sampai ke SLTA secara umum memilih bungkam kepada Jurnalis, tidak transparan kepada publik hal ini di duga saratnya masalah dalam pelaksanaan  mulai dari proses panitia pelaksana yang mesti melibatkan masyarakat setempat, komite dewan guru dan tenaga kerja dari warga desa tersebut dalam pelaksanaan dan pelaksanaan kegiatan. hal ini sesuai juknis dan intrusi presiden nomor 7 tahun 2025 yang di keluarkan presiden Prabowo. Namun secara umum atas nama panitia pelaksana di duga secara umum hanya simbolis dan di administrasi namun pada pelaksanaan minus demikian di peroleh imformasi dari sejumlah sumber yang berhasil di himpun di  bara Bara News Aceh Grub di Kutacane 3 juni 2026.

Bungkam sejumlah sikap para oknum kepala sekolah yang mendapat dana Revitalisasi dari sumber dana APBN tahun 2026 pasalnya dari sejumlah kepala sekolah yang telah di hubungi memilih bungkam  seperti  MW  oknum Kepala SD Negeri kandang Mbelang Kecamatan Lawe Bulan,  Kepala SMA Semadam,

lebih tragis oknum Kepala sekolah SD Kuning  Atas desa Cinta Damai melibatkan oknum suaminya sendiri sebangai pengawas lapangan padahal bukan dari warga setempat, dari warga desa lain jauh dari sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di SDN  Trt Seperai  terjadi hal yang sama yang melibatkan menantu terdekatnya sendiri sebangai ketua panitia Pelaksana  tampa melibatkan warga setempat sebangai tenaga kerja.

Oknum Kepala SDN Lak lak juga memilih bungkam saat di komfir, namun setelah di terbitan berita baru membuat balasan komfirmasi kepada Jurnalis bara News Aceh Grub.

Sejumlah kalangan menduga bungkamnya sikap para oknum para kepala sekolah ini di duga akibat adanya sejumlah masalah pada proses dan pelaksanaan proyek Revitalisasi Bantuan Bencana dari Presiden Prabowo Subianto ini. dan berpeluang adanya dugaan permainan mulai dari nepotisme dan dugaan manipulasi administrasi.

potensi adanya dugaan korupsi pasalnya dari nilai proyek Revitalisasi terhitung pantastis dari 500.000.000  juta mencapai milyaran padahal dari sejumlah sumber yang berhasil di peroleh pekerjaan sebatas seperti pergantian platpon,  atap, cet dan neninggikan lante dan timbunan agar tidak masuk air bila banjir ,Mengigat secara umum yang mendapat kucuran dari APBN ini sekolah yang terkena banjir akhir Nopember 2025 lalu. (Kasirin).

Keterangan Poto.  SDN Jambur Lak lak Kecamatan Ketambe yang mendapat Bantuan korban bencana banjir Aceh Sumatera akhir Nopember 2025.

 

Berita Terkait

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba
IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional
Bupati H. M. Salim Fakhry Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan pada Peringatan Hari Lahir Pancasila
Revitalisasi SDN Jambur LAK Lak Ditengarai Sarat Masalah.”Kondisi Sekolah terkesan Kumuh”.
Perang Melawan Narkoba di Aceh Tenggara: Sinergi Aparat dan Masyarakat Menekan Peredaran Gelap
Kapolsek Bukit Tusam Ajak Warga Bersama Jaga Hutan dan Lahan dari Ancaman Kebakaran
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang

Senin, 25 Mei 2026 - 15:14 WIB

Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas

Senin, 25 Mei 2026 - 15:12 WIB

Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 25 Mei 2026 - 15:11 WIB

Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Hak Adat

Senin, 25 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:35 WIB

PB PII Gaungkan Semangat Kebangkitan Pelajar di Harba ke-79

Berita Terbaru